Sen, 15/06/26 · 14.06.25
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Nusantara

Peringati Hari Lingkungan Hidup, Otorita IKN Bersihkan 202 Kilogram Sampah Pesisir

Dayank Ana Sebalu
Dayank Ana Sebalu
Senin, 15 Juni 2026 · 20:002 menit baca
Peringati Hari Lingkungan Hidup, Otorita IKN Bersihkan 202 Kilogram Sampah Pesisir
Otorita IKN menggelar aksi bersih di Pantai Tanah Merah Samboja, mengumpulkan 202,7 kg sampah serta menanam 350 bibit mangrove bersama komunitas dan pelajar. (Dok. Humas OIKN)

Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama lintas instansi, komunitas, pelaku usaha, dan pelajar melancarkan aksi pemulihan ekosistem pesisir di Pantai Tanah Merah, Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Samboja, Sabtu (13/06/2026). Dalam aksi menyambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 tersebut, tim gabungan berhasil mengumpulkan 202,7 kilogram sampah plastik dan material sejenisnya.

Selain pembersihan makroplastik di sepanjang garis pantai, agenda lingkungan ini dirangkai dengan penanaman 350 bibit mangrove guna menekan risiko abrasi dan memulihkan vegetasi pesisir di wilayah penyangga ibu kota baru. Kegiatan ini turut mengintegrasikan program edukasi lapangan bagi perwakilan siswa dari MTs Al Hidayah dan SD Negeri 018 Samboja.

Guru SD Negeri 018 Samboja, Rina Handayani, menyatakan bahwa pelibatan siswa dalam aksi ini memberikan wawasan empiris yang lebih luas mengenai problem pencemaran lingkungan di luar area domestik sekolah.

“Kegiatan ini mengandung pesan bagi anak-anak untuk menjaga lingkungan. Selama ini mereka belajar dari lingkungan sekolah, hari ini mereka bisa belajar dari lingkungan yang lebih luas. Kebersihan itu utama dan tanggung jawab bersama,” kata Rina di lokasi kegiatan.

Aksi Lingkungan di IKN, 350 Mangrove Ditanam di Pantai Tanah Merah
Baca Juga

Aksi Lingkungan di IKN, 350 Mangrove Ditanam di Pantai Tanah Merah

Dukungan terhadap program kelola pesisir ini juga disuarakan oleh Kepala Sekretariat Kerja Bersama KOPERBI IKN, Aura Pandu Wirawan. Ia menilai konsolidasi multi-pihak merupakan syarat mutlak demi mengamankan cetak biru Nusantara sebagai kota hutan (forest city).

“Kami sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan hari ini. Ini bentuk aksi nyata bersama Otorita IKN, Bank Indonesia, kementerian/lembaga terkait, dan para pemangku kepentingan di IKN untuk menjaga kelestarian lingkungan, supaya kawasan ini tetap hijau dan dapat mencapai tujuan IKN sebagai forest city,” urai Aura Pandu Wirawan.

Agenda taktis ini turut melibatkan unsur kedinasan dan korporasi, antara lain TNI/Polri, BIN Daerah Kawasan IKN, BPDAS Mahakam Berau, Puskesmas Samboja, PT Pertamina Hulu Mahakam, Artha Graha, Paragon, NSSE, Electronic City, Nusantara Park, hingga PT Ekosistem Prima Nusantara.

Otorita IKN Percepat Penguatan Literasi dan Numerasi Pendidikan Dasar
Baca Juga

Otorita IKN Percepat Penguatan Literasi dan Numerasi Pendidikan Dasar

Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN, Myrna Asnawati Safitri, menegaskan bahwa pemeliharaan Pantai Tanah Merah tidak dapat bergantung pada skema seremonial sesaat, melainkan membutuhkan konsistensi pengawasan ekosistem berbasis komunitas.

“Kami berharap upaya menjaga Pantai Tanah Merah sebagai pantai yang bersih dan asri ini terus dilanjutkan. Kita perlu terus melakukan penanaman, terutama mangrove, karena kalau tidak ditanami, abrasi bisa semakin tinggi dan kita bisa kehilangan pantai yang indah ini,” pungkas Myrna.

(Dayank Ana)