Sen, 20/07/26 · 23.03.27
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Sepak Bola

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Gol Ferran Torres Bungkam Argentina Di Babak Tambahan

Hendrawan
Hendrawan
Senin, 20 Juli 2026 · 11:592 menit baca
Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Gol Ferran Torres Bungkam Argentina Di Babak Tambahan
Timnas Spanyol resmi menjadi juara Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina 1-0 lewat gol tunggal Ferran Torres di babak perpanjangan waktu. (Dok. Fabrizio Romano/Ig)

Tim Nasional Spanyol sukses meruntuhkan hegemoni juara bertahan Argentina untuk menyegel gelar juara Piala Dunia 2026. Kemenangan dramatis 1-0 di New York New Jersey Stadium pada Minggu (19/7/2026) waktu setempat atau Senin (20/7/2026) WIB, menahbiskan La Roja kembali sebagai raja sepak bola dunia lewat pertarungan sengit yang harus dituntaskan di babak perpanjangan waktu.

Gol semata wayang penentu kejayaan Spanyol dilesakkan oleh Ferran Torres pada menit ke-106. Tembakan keras kaki kirinya yang memanfaatkan kemelut di kotak penalti meluncur deras tanpa mampu dihalau kiper Emiliano Martinez. Gol ini menjadi kulminasi dari dominasi total skuad asuhan Luis de la Fuente yang memegang kendali penuh permainan sejak peluit awal dibunyikan.

Kemenangan prestisius ini tidak diraih dengan mudah, melainkan lewat kesabaran taktik tingkat tinggi. Sepanjang 90 menit waktu normal, gempuran serangan Spanyol berkali-kali membentur tembok kokoh pertahanan Argentina. Penampilan heroik Emiliano Martinez di bawah mistar gawang menjadi penunda pesta La Roja. Tercatat, Martinez membukukan rekor 10 penyelamatan di laga final, termasuk menepis tendangan bebas melengkung Lamine Yamal di masa injury time.

Warga Pontianak Padati Nobar Piala Dunia 2026 di Kantor Gubernur Kalbar
Baca Juga

Warga Pontianak Padati Nobar Piala Dunia 2026 di Kantor Gubernur Kalbar

Angin segar bagi Spanyol baru berhembus di pengujung babak kedua ketika gelandang Argentina, Enzo Fernandez, diganjar kartu kuning kedua akibat tekel keras terhadap bek muda Pau Cubarsi. Bermain menghadapi 10 orang pemain Albiceleste, Spanyol kian leluasa mendikte tempo permainan. Penguasaan bola mutlak dan agresivitas serangan yang tak kenal lelah akhirnya mengantarkan mereka pada gol krusial di awal babak kedua extra time.

Kemenangan ini menjadi cerminan sempurna dari filosofi sepak bola Spanyol yang mengandalkan penguasaan bola dan inisiatif menyerang. Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, tidak bisa menyembunyikan kebanggaannya atas mentalitas anak asuhnya, meski ia meyakini timnya tampil begitu superior sehingga pantas menuntaskan laga di waktu normal.

“Kami memegang kendali permainan sepenuhnya sejak menit awal dan terus membombardir pertahanan mereka. Berkaca pada dominasi dan deretan peluang yang tercipta, kami seharusnya menang lebih cepat,” tegas De la Fuente pascalaga.

Walau dipaksa menunda selebrasi hingga babak tambahan, determinasi skuad La Roja tak pernah kendur. Kemenangan ini bukan sekadar pencapaian mengangkat trofi, melainkan sebuah pembuktian dominasi kelas dunia yang sukses menundukkan kedisiplinan Argentina, sekaligus mengukir era baru kejayaan Spanyol di panggung sepak bola internasional.

(Hendrawan)