Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Nusantara

BRIN Sebut IKN Wilayah Paling Siap Terapkan Virtual Power Plant

Achmad Fatoni
Achmad Fatoni
Kamis, 30 Juli 2026 · 12:351 menit baca
BRIN Sebut IKN Wilayah Paling Siap Terapkan Virtual Power Plant
BRIN menilai IKN merupakan wilayah paling siap menerapkan Virtual Power Plant (VPP) berkat dukungan jaringan utilitas terpadu bawah tanah (MUT). (Dok. Humas OIKN)

Badan Riset dan Inovasi Nasional menilai Ibu Kota Nusantara di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, merupakan wilayah paling siap menerapkan konsep Virtual Power Plant (VPP).

Kesiapan tersebut didukung oleh infrastruktur kelistrikan modern yang sejak awal dirancang untuk mengintegrasikan sistem energi berbasis digital dan energi terbarukan.

Kondisi tersebut dinilai berbeda dengan sistem ketenagalistrikan nasional pada umumnya yang belum didesain untuk mengelola pembangkit energi terbarukan yang pasokan energinya bersifat fluktuatif.

“Saat ini sistem ketenagalistrikan kita, terutama jaringan kelistrikan, memang tidak didesain untuk berbasis renewable energy atau pembangkit yang berfluktuatif terhadap ketersediaan sumber daya alam,” ujar Peneliti Pusat Riset Teknologi Kelistrikan BRIN Abdul Wachid Syamroni dalam diskusi di Jakarta, Rabu, (29/7/2026).

Menkeu Belum Setujui Tambahan Anggaran IKN Rp15,8 Triliun, Pengamat: Prioritaskan Penanganan Bencana
Baca Juga

Menkeu Belum Setujui Tambahan Anggaran IKN Rp15,8 Triliun, Pengamat: Prioritaskan Penanganan Bencana

Penerapan VPP di IKN ditopang oleh keberadaan jaringan utilitas terpadu melalui Multi Utility Tunnel (MUT) yang menempatkan kabel listrik, serat optik komunikasi data, dan jaringan gas di dalam terowongan bawah tanah.

Infrastruktur bawah tanah tersebut dinilai telah memenuhi kriteria dasar penerapan VPP yang membutuhkan keandalan jaringan, integrasi sistem, dan pertukaran data secara real time.

Penataan jaringan listrik di luar kawasan IKN diperkirakan membutuhkan modernisasi jaringan, penerapan sistem digital, serta penguatan keamanan siber sebelum dapat mengadopsi teknologi serupa.

Beberapa kawasan permukiman swasta berskala besar yang telah menggunakan jaringan kabel bawah tanah, seperti di Serpong, Tangerang Selatan, turut dinilai memiliki peluang untuk mengintegrasikan sistem VPP.

(Tony)