Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Urban

Progres Fisik Capai 85 Persen, Rusun MBR di IKN Ditargetkan Rampung Oktober 2026

Achmad Fatoni
Achmad Fatoni
Senin, 14 September 2026 · 14:281 menit baca
Progres Fisik Capai 85 Persen, Rusun MBR di IKN Ditargetkan Rampung Oktober 2026
Pembangunan rusun MBR di IKN capai progres fisik 85 persen dan ditargetkan rampung Oktober 2026, empat tower TNI rampung 100 persen. (Dok. Kementrian Perumahan dan Kawasan Permukiman RI)

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menargetkan pembangunan rumah susun (rusun) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Ibu Kota Nusantara (IKN) tuntas pada Oktober 2026 menyusul realisasi fisik yang kini telah mencapai 85 persen, Senin, (14/9/2026).

Pembangunan hunian vertikal tersebut merupakan bagian dari paket kontrak tahun jamak (multi-years contract) periode 2024–2026 yang mencakup lima menara dengan total daya tampung 305 unit.

Dari total portofolio proyek tersebut, sebanyak empat menara dialokasikan untuk personel TNI dengan capaian konstruksi fisik 100 persen, sedangkan satu menara diperuntukkan khusus bagi MBR dengan progres pengerjaan menyentuh 85 persen, sehingga secara agregat realisasi fisik kelima menara mencapai 92,63 persen.

Kepulan Asap Baru Muncul Lagi, Otorita IKN Perketat Patroli Udara Helikopter Caracal
Baca Juga

Kepulan Asap Baru Muncul Lagi, Otorita IKN Perketat Patroli Udara Helikopter Caracal

Kelancaran konstruksi tanpa kendala teknis krusial dipaparkan oleh Direktur Jenderal Kawasan Perkotaan Kementerian PKP, Sri Haryati, saat memberikan pemaparan program di Menara Mandiri II, Jakarta Pusat, Jumat (11/9/2026).

“Ini realisasinya sudah 9, fisiknya 92,63 persen. Jadi, Insya Allah ini tidak ada permasalahan,” ujar Sri Haryati.

Progres pengerjaan rusun MBR tercatat mengalami akselerasi signifikan dibandingkan Mei 2026 yang saat itu baru berada di angka 42,465 persen.

Bangunan rusun MBR dirancang setinggi empat lantai yang menyediakan 65 unit hunian tipe 36 dengan fasilitas lengkap (fully furnished), terdiri atas 62 unit hunian standar serta tiga unit khusus yang disesuaikan bagi penyandang disabilitas.

Otorita Sebut Karhutla Masih Berjarak 40 Km dari Inti IKN, Pemadaman Udara Dikerahkan
Baca Juga

Otorita Sebut Karhutla Masih Berjarak 40 Km dari Inti IKN, Pemadaman Udara Dikerahkan

Proyek hunian ini diselenggarakan melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Kalimantan II bersama Satuan Kerja PKP Kalimantan Timur, dengan pelaksana konstruksi di bawah konsorsium kerja sama operasi PT Adhi Persada Gedung–FYP KSO.

Pemerintah terus memperketat pengawasan teknis di lapangan guna menjamin serah terima kunci menara hunian MBR dapat terlaksana sesuai tenggat kontrak sebelum akhir tahun anggaran 2026.

(Tony)