Sen, 27/07/26 · 04.58.41
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Ekonomi

Profil Mantan Gubernur Bank BI Perry Warjiyo: Dilantik Era Jokowi, Mundur Era Prabowo

Memei
Memei
Senin, 27 Juli 2026 · 10:422 menit baca
Profil Mantan Gubernur Bank BI Perry Warjiyo: Dilantik Era Jokowi, Mundur Era Prabowo
Profil dan rekam jejak karier Perry Warjiyo yang resmi mengundurkan diri dari jabatan Gubernur Bank Indonesia di Jakarta, Senin (27/7/2026). (Dok. Bank BI)

Kepemimpinan Perry Warjiyo di Bank Indonesia resmi berakhir setelah ia mengajukan surat pengunduran diri secara sukarela. Presiden Prabowo Subianto telah menerima pengunduran diri tersebut dan menyampaikan apresiasi atas dedikasinya selama tujuh tahun memimpin bank sentral.

Perry pertama kali dilantik sebagai Gubernur Bank Indonesia pada era Presiden Joko Widodo pada 2018. Ia kemudian terpilih kembali untuk periode kedua (2023–2028) sebagai calon tunggal yang diusulkan oleh pemerintah.

“Presiden menerima pengunduran diri dari Bapak Perry Warjiyo disertai ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi beliau selama kurang lebih 7 tahun lamanya memimpin Bank Indonesia,” kata Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, Senin (27/7/2026).

Lahir di Sukoharjo, Jawa Tengah, pada 1959, Perry merupakan lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada UG tahun 1982. Ia kemudian meraih gelar Master pada 1989 dan Ph.D pada 1991 dari Iowa State University, Amerika Serikat.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo Mengundurkan Diri, Destry Damayanti Jadi Pemimpin Sementara
Baca Juga

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo Mengundurkan Diri, Destry Damayanti Jadi Pemimpin Sementara

Karier Perry di Bank Indonesia dimulai sejak tahun 1984. Sebelum menduduki pucuk pimpinan, ia menempati berbagai posisi strategis, mulai dari Direktur Eksekutif Departemen Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter, Asisten Gubernur, hingga Deputi Gubernur BI periode 2013–2018.

Di kancah internasional, Perry pernah menjabat sebagai Direktur Eksekutif Dana Moneter Internasional (IMF) periode 2007–2009 mewakili 13 negara anggota di Asia Tenggara. Ia juga dipercaya menjabat sebagai Ketua Asian Consultative Council – Bank International Settlement (ACC-BIS) sejak 2021 dan memimpin Executive Committee di Islamic Financial Services Board (IFSB).

Bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani, Perry memegang peranan penting dalam memimpin Jalur Keuangan Presidensi G20 Indonesia pada 2022 serta Keketuaan ASEAN 2023.

Sepanjang kepemimpinannya, Perry meraih berbagai penghargaan pribadi, di antaranya Governor of the Year se-Asia Pasifik dari media Global Markets (2019) serta Anugerah Hamengku Buwono IX dari UGM (2022).

Gubernur Bank Indonesia Mundur, Indeks Saham Anjlok
Baca Juga

Gubernur Bank Indonesia Mundur, Indeks Saham Anjlok

Di bawah arahannya, Bank Indonesia juga menyabet predikat The Best Central Bank of the Year dari Global Islamic Finance Awards (GIFA) pada 2018 dan 2022.

Selain sebagai praktisi dan pembuat kebijakan, Perry dikenal aktif menulis buku dan publikasi ilmiah di bidang ekonomi moneter. Beberapa buku karyanya antara lain Kebijakan Moneter di Indonesia (2003), Kebijakan Bank Sentral: Teori dan Praktik (2016), serta Central Bank Policy Mix: Issues, Challenges, and Policy Responses (2020).

(Memei)