Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Nusantara

Helikopter Medis Terempas di Sarawak, 5 Penumpang Termasuk Dokter Tewas

Achmad Fatoni
Achmad Fatoni
Rabu, 9 September 2026 · 11:372 menit baca
Helikopter Medis Terempas di Sarawak, 5 Penumpang Termasuk Dokter Tewas
Helikopter medis flying doctor terempas di Sarawak Malaysia, 5 penumpang termasuk dokter tewas di lokasi kejadian, kabut asap sempat hambat evakuasi. (Dok. Serawak Edisi Khas)

Sebanyak lima orang penumpang termasuk tenaga medis dipastikan tewas usai helikopter layanan medis udara (flying doctor) terempas di dekat landasan pacu STOLport Long Lellang, Distrik Marudi, Sarawak utara, Malaysia, Rabu, (9/9/2026).

Insiden fatal pada armada udara kemanusiaan tersebut sebelumnya dilaporkan terjadi pada Selasa (8/9/2026) sekitar pukul 15.40 waktu setempat di area pedalaman yang berjarak sekitar 310 kilometer dari Miri dan 930 kilometer dari Kuching.

Kepastian tewasnya seluruh awak dan penumpang di dalam helikopter disampaikan oleh Menteri Kesehatan Malaysia, Dzulkefly Ahmad.

Manifes lima korban tewas mencakup seorang pilot serta empat staf Kementerian Kesehatan Malaysia yang tengah menjalankan tugas penanganan kesehatan darurat, terdiri atas seorang dokter, seorang asisten petugas medis, dan dua perawat.

Dua Hari Hilang di Sungai Rengas, ABK Asal Indramayu Ditemukan Tewas
Baca Juga

Dua Hari Hilang di Sungai Rengas, ABK Asal Indramayu Ditemukan Tewas

Salah satu korban meninggal dunia telah diidentifikasi oleh pihak keluarga sebagai seorang dokter bernama Ainul Baroah Kamaruddin yang berasal dari Kelantan.

Tantangan berat dalam proses pencarian serta evakuasi korban di area terpencil diuraikan oleh Kepala Kepolisian Sarawak, Mohamad Zainal Abdullah.

“Lokasi kecelakaan berada di area terpencil yang membutuhkan waktu tempuh hingga 10 jam perjalanan darat,” ujar Mohamad Zainal Abdullah dalam keterangan resminya.

Pencarian awal dari jalur udara pada Selasa sempat dilarang otoritas kepolisian akibat tebalnya kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kiriman dari Kalimantan yang menyelimuti wilayah Sarawak utara.

Ambil Air Bersih Saat Kemarau, Empat Warga Ketapang Tewas di Lubang Tambang Ilegal
Baca Juga

Ambil Air Bersih Saat Kemarau, Empat Warga Ketapang Tewas di Lubang Tambang Ilegal

Penanganan teknis atas peristiwa kecelakaan udara tersebut diserahkan langsung kepada Biro Investigasi Kecelakaan Udara (AAIB) Kementerian Pengangkutan Malaysia. Status pengamanan ketat di titik jatuhnya bangkai helikopter ditegaskan oleh Chief Executive Officer Civil Aviation Authority of Malaysia (CAAM), Norazman Mahmud.

“Bangkai helikopter di lokasi kecelakaan tidak boleh diubah sesuai instruksi dari AAIB … area tersebut telah dipasangi garis pembatas dan diamankan,” kata Norazman Mahmud.

Seluruh jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Miri guna menjalani pencocokan tes DNA bersama pihak keluarga, sementara tim penyidik AAIB mulai menyisir puing-puing helikopter untuk mengungkap penyebab pasti insiden tersebut.

(Tony)