Empat warga Kecamatan Nanga Tayap tewas di dalam lubang bekas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Rawangan Kecil, Desa Persiapan Bayangan, Kabupaten Ketapang, saat berupaya menyedot air bersih di tengah krisis kemarau, Minggu, (6/9/2026).
Para korban yang teridentifikasi berinisial SAK (28), SAH (41), PK (22), dan JY (21) merupakan warga Dusun Bayangan, Desa Bayangan, Kecamatan Nanga Tayap.
Kepastian mengenai keberadaan korban di lokasi murni untuk memenuhi kebutuhan konsumsi harian dan bukan melakukan kegiatan penambangan emas ditegaskan oleh Kapolsek Nanga Tayap, Martin Nababan.
“Peristiwa bermula saat para korban bersama seorang saksi bernama Parida (istri SAH) mendatangi lubang bekas PETI. Mereka bermaksud mengambil air untuk kebutuhan sehari-hari. Kondisi kemarau membuat sumber air di wilayah tersebut semakin sulit diperoleh,” ucap Martin Nababan, Minggu, (6/9/2026).

