Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Atasi Kemarau dan Kabut Asap, Bank Kalbar Gelar Salat Istisqa Bersama Anak Yatim

Achmad Fatoni
Achmad Fatoni
Sabtu, 5 September 2026 · 12:502 menit baca
Atasi Kemarau dan Kabut Asap, Bank Kalbar Gelar Salat Istisqa Bersama Anak Yatim
Bank Kalbar gelar salat istisqa dan salurkan santunan kepada 50 anak yatim di Pontianak, memohon hujan berkah untuk redam bencana kabut asap dan karhutla. (Dok. HO/TNP)

Keluarga besar PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (Bank Kalbar) menggelar salat istisqa berjemaah bersama puluhan anak yatim untuk memohon turunnya hujan di tengah kepungan bencana kabut asap dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Jumat, (4/9/2026).

Pelaksanaan ibadah permohonan hujan yang berlangsung di Aula Kantor Pusat Bank Kalbar tersebut turut dirangkaikan dengan penyaluran santunan sosial kepada 50 anak yatim, piatu, duafa, serta Rumah Zakat Kalbar.

Kondisi kekeringan ekstrem yang memicu eskalasi titik api dan penurunan debit air bersih di Kalimantan Barat dipaparkan oleh Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi.

“Seluruh upaya pemadaman karhutla sudah dilaksanakan, hari ini kita bersama-sama memanjatkan doa, melaksanakan salat istisqa agar Allah turunkan hujan yang berkah untuk bumi Kalimantan,” ujar Rokidi, Jumat, (4/9/2026).

ISPU Tembus 308 Udara Pontianak Kategori Berbahaya Meski Semalam Diguyur Hujan
Baca Juga

ISPU Tembus 308 Udara Pontianak Kategori Berbahaya Meski Semalam Diguyur Hujan

Harapan atas keberkahan doa anak-anak yatim dalam memohon pertolongan di tengah krisis ekologi diungkapkan lebih lanjut dalam sambutannya.

“Anak-anak yang jumlahnya 50, doakan kami, karena kami sangat yakin doa dari anak-anak yatim akan mudah dan diijabah oleh Allah SWT,” katanya.

Amalan sunah penyerta salat istisqa seperti berpuasa tiga hari, memperbanyak istigfar, pertobatan massal, serta peningkatan sedekah kepada kaum yang membutuhkan dijelaskan sebagai ikhtiar batin masyarakat.

Sempat Diguyur Hujan BMKG Mencatat Kualitas Udara Kubu Raya Masuk Level Berbahaya
Baca Juga

Sempat Diguyur Hujan BMKG Mencatat Kualitas Udara Kubu Raya Masuk Level Berbahaya

“Sebagaimana yang disampaikan oleh Pak Ustadz, hari ini kita melaksanakan salat istisqa. Sunnahnya adalah berpuasa tiga hari sebelum melaksanakan salat, bertaubat kepada Allah dengan taubat yang sungguh-sungguh serta bersedekah menyantuni anak yatim, piatu, dhuafa,” jelas Rokidi.

Pemulihan mutu udara serta berakhirnya musim kemarau panjang di bumi Kalimantan menjadi harapan utama yang ditegaskan dalam agenda kerohanian tersebut.

“Semoga Allah SWT menurunkan hujan yang berkah sehingga Kalimantan bisa kembali pulih, udara bersih dan kita bisa menghirup udara segar lagi,” harapnya.

Apresiasi terhadap partisipasi seluruh jajaran direksi, termasuk Direktur Pemasaran dan Unit Usaha Syariah Yuse Chaidi Amzar serta Direktur Kepatuhan R.S.M. Al Amin B.A., disampaikan sebagai penutup rangkaian kegiatan.

“Terima kasih kepada seluruh keluarga besar Bank Kalbar yang telah bersama-sama hadir, berbagi kepedulian dan memanjatkan doa pada hari ini. Semoga doa anak-anak yatim, piatu dan dhuafa serta doa kita semua diijabah oleh Allah SWT. Semoga Allah menurunkan hujan yang membawa keberkahan, mengakhiri kekeringan, dan memulihkan bumi Kalimantan,” pungkasnya.

Penyaluran bantuan materiil dan doa bersama ini diharapkan melengkapi ikhtiar pemadaman fisik di lapangan guna menekan dampak buruk karhutla bagi kesehatan masyarakat Kalimantan Barat.

(Tony)