Kepungan kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memaksa pengelola Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 01 di kawasan Wengga Metropolitan, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), memulangkan para siswa ke keluarga masing-masing, Kamis, (10/9/2026).
Langkah darurat melalui penerbitan surat resmi nomor 400.3.9/534/SRT55KOTIM/2026 tersebut diterapkan bagi pelajar jenjang SMP dan SMA menyusul memburuknya kualitas udara yang mulai mengancam kesehatan pernapasan para penghuni asrama.
Bagi pelajar yang tidak memiliki sanak keluarga di wilayah Kotim, pihak pemerintah daerah memindahkan lokasi penampungan ke asrama alternatif demi menjamin keselamatan anak didik. Skema evakuasi dan pengalihan tempat tinggal sementara para siswa diterangkan oleh Wakil Bupati Kotim, Irawati.
“Jadi yang saat ini ada asrama itu karena kemarin sekolah mereka terkepung asap. Sehingga anak-anak diliburkan. Jadi yang ada keluarga dia pulang, yang tidak ada keluarga dia kumpul di asrama,” ujar Irawati, Rabu, (9/9/2026).

