Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Bulu Tangkis

Pontianak Kembali Jadi Tuan Rumah BWF Polytron Indonesia Masters 2026 Usai International Challenge

Hendrawan
Hendrawan
Senin, 31 Agustus 2026 · 19:142 menit baca
Pontianak Kembali Jadi Tuan Rumah BWF Polytron Indonesia Masters 2026 Usai International Challenge
Sebanyak 356 atlet dari 17 negara berlaga di Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 Super 100, Anthony Ginting pimpin 107 wakil Merah Putih di GOR Terpadu. (Dok. Hendrawan/Nusantara Post)

Panggung bulu tangkis internasional di Kota Khatulistiwa resmi naik kelas. Sebanyak 356 pebulu tangkis top dari 17 negara dipastikan saling sikut demi memperebutkan total hadiah US$120.000 dan poin krusial peringkat BWF dalam ajang Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 Super 100 yang bergulir di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, pada 1–6 September 2026.

Tuan rumah Indonesia menerjunkan kekuatan penuh sebanyak 107 atlet untuk membendung gempuran pebulu tangkis mancanegara. Sektor tunggal putra menjadi salah satu sorotan utama setelah bintang bulu tangkis Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, dipastikan turun gunung bersama sederet talenta muda seperti Christian Adinata dan Richie Duta Richardo. Mereka siap meladeni perlawanan sengit dari pemain berpengalaman asal India, Prannoy H. S., serta wakil Tionghoa Taipei, Wang Po Wei.

Peta persaingan di sektor ganda juga tidak kalah panas. Pasangan Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu di ganda campuran serta Pulung Ramadhan/Wahyu Agung Prasetyo di ganda putra bertekad menjaga momentum juara usai sukses bertengger di podium tertinggi pada ajang International Challenge pekan lalu. Meski demikian, ujian berat telah menanti dari ganda putra unggulan Tionghoa Taipei, Chia Yen Lin/Lin Yong Sheng, serta deretan pasangan tangguh asal Hong Kong dan Thailand.

Peningkatan status turnamen ke level BWF World Tour Super 100 ini diakui memicu eskalasi kompetisi yang jauh lebih ketat dibanding pekan sebelumnya seperti yang diungkapkan oleh mantan atlet badminton nasional, Yuni Kartika dalam konferensi pers..

Pontianak Buktikan Kelayakan Gelar Turnamen Bulu Tangkis Internasional Berkelas Dunia
Baca Juga

Pontianak Buktikan Kelayakan Gelar Turnamen Bulu Tangkis Internasional Berkelas Dunia

“Setelah International Challenge, sekarang Pontianak langsung naik level dengan hadirnya Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 yang merupakan rangkaian BWF World Tour Super 100. Ini menjadi tantangan bagi kami sebagai penyelenggara, tetapi sekaligus kebanggaan karena masyarakat dapat kembali menyaksikan pertandingan dengan persaingan yang lebih ketat,” ujar Yuni Kartika.

Dukungan publik Pontianak diharapkan menjadi amunisi tambahan bagi wakil tuan rumah untuk meredam dominasi pemain luar negeri. Ketua Pengprov PBSI Kalimantan Barat, Joko Sularso, menilai kepercayaan BWF dan PP PBSI dalam menggelar dua turnamen internasional beruntun merupakan milestone penting bagi pembinaan olahraga di daerah.

“Ini momentum yang sangat baik untuk bulu tangkis di Kalimantan Barat. Pontianak dipercaya menggelar dua turnamen internasional dan sekarang meningkat ke level BWF World Tour Super 100. Ini menunjukkan bahwa Pontianak memiliki potensi dan kapasitas untuk menjadi salah satu kota penyelenggara event bulu tangkis internasional,” tegas Joko.

Kim dan Lee Asal Korea Berhasil Juara Utama Ganda Putri POLYTRON Pontianak International Challenge 2026
Baca Juga

Kim dan Lee Asal Korea Berhasil Juara Utama Ganda Putri POLYTRON Pontianak International Challenge 2026

Pihak penyelenggara mematok harga tiket masuk sebesar Rp20.000 yang sudah dilengkapi voucer makan dan minum senilai Rp10.000 guna memikat antusiasme penonton. Bagi penikmat bulu tangkis yang tidak dapat hadir langsung di arena, partai semifinal dan final dipastikan disiarkan secara langsung pada 5–6 September 2026 mulai pukul 13.00 WIB.

(Hendrawan)