Panggung bulu tangkis internasional di Kota Khatulistiwa resmi naik kelas. Sebanyak 356 pebulu tangkis top dari 17 negara dipastikan saling sikut demi memperebutkan total hadiah US$120.000 dan poin krusial peringkat BWF dalam ajang Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 Super 100 yang bergulir di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, pada 1–6 September 2026.
Tuan rumah Indonesia menerjunkan kekuatan penuh sebanyak 107 atlet untuk membendung gempuran pebulu tangkis mancanegara. Sektor tunggal putra menjadi salah satu sorotan utama setelah bintang bulu tangkis Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, dipastikan turun gunung bersama sederet talenta muda seperti Christian Adinata dan Richie Duta Richardo. Mereka siap meladeni perlawanan sengit dari pemain berpengalaman asal India, Prannoy H. S., serta wakil Tionghoa Taipei, Wang Po Wei.
Peta persaingan di sektor ganda juga tidak kalah panas. Pasangan Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu di ganda campuran serta Pulung Ramadhan/Wahyu Agung Prasetyo di ganda putra bertekad menjaga momentum juara usai sukses bertengger di podium tertinggi pada ajang International Challenge pekan lalu. Meski demikian, ujian berat telah menanti dari ganda putra unggulan Tionghoa Taipei, Chia Yen Lin/Lin Yong Sheng, serta deretan pasangan tangguh asal Hong Kong dan Thailand.
Peningkatan status turnamen ke level BWF World Tour Super 100 ini diakui memicu eskalasi kompetisi yang jauh lebih ketat dibanding pekan sebelumnya seperti yang diungkapkan oleh mantan atlet badminton nasional, Yuni Kartika dalam konferensi pers..


