Realisasi penanaman modal di kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), mengalami penurunan tajam menjadi Rp501,7 miliar pada semester I 2026, Jumat, (28/8/2026).
Capaian tersebut terpaut jauh dari target tahunan 2026 sebesar Rp3,3 triliun serta melanjutkan tren kemerosotan modal sejak 2025 yang hanya membukukan Rp1,7 triliun dari target Rp4,7 triliun, berbanding terbalik dengan torehan 2024 yang sempat menembus Rp3,7 triliun.
Keterkaitan antara progres megaproyek IKN dan dinamika aliran modal diuraikan oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kabupaten PPU, Amrullah.
“Sejumlah faktor yang mempengaruhi investasi, salah satunya perkembangan IKN,” ujar Amrullah, Kamis, (27/8/2026).
