Sen, 31/08/26 · 04.00.03
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Nusantara

Aktivitas IKN Melandai, Okupansi Hotel di Balikpapan Sempat Anjlok 30 Persen

Achmad Fatoni
Achmad Fatoni
Senin, 31 Agustus 2026 · 09:272 menit baca
Aktivitas IKN Melandai, Okupansi Hotel di Balikpapan Sempat Anjlok 30 Persen
Tingkat okupansi hotel di Balikpapan sempat anjlok ke level 30 persen imbas melandainya aktivitas IKN sebelum kembali naik pada pertengahan 2026. (Dok. OIKN)

Penurunan intensitas kegiatan konstruksi dan agenda dinas di Ibu Kota Nusantara (IKN) menekan tingkat keterisian kamar hotel di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, sepanjang paruh pertama tahun ini, Sabtu, (29/8/2026).

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Balikpapan mencatat kelesuan pasar perhotelan paling parah terjadi pada periode awal tahun seiring berkurangnya agenda kedinasan instansi pemerintah. Penyebab penurunan tamu hotel pada lima bulan pertama diuraikan oleh Ketua PHRI Balikpapan, Soegianto.

“Kondisi tersebut paling terasa pada Januari hingga Mei 2026 itu rata-rata tingkat okupansi hotel hanya berada di kisaran 30 persen. Ini mengingat kondisi penetapan anggaran, otomatis tamu-tamu dari pemerintahan kurang,” ujarnya, Sabtu, (29/8/2026).

Kondisi awal 2026 berbanding terbalik dengan lonjakan pasar perhotelan pada masa awal pembangunan fisik IKN dua tahun silam. Perbandingan tren okupansi pada masa pembangunan masif sebelumnya dipaparkan lebih lanjut dalam penjelasannya.

Integrasikan Rute Balikpapan-Nusantara, BPTD Kaltim Resmikan Titik Naik-Turun Bus IKN
Baca Juga

Integrasikan Rute Balikpapan-Nusantara, BPTD Kaltim Resmikan Titik Naik-Turun Bus IKN

“Lebih bagus adalah tahun 2024 pasca-IKN, zaman Pak Jokowi. Wah, itu bisa 80 persen, hampir penuh setiap hari hotel-hotel,” kata Soegianto.

Memasuki periode paruh kedua tahun 2026, bisnis akomodasi mulai menunjukkan sinyal pemulihan secara bertahap mengikuti siklus tahunan industri. Tren peningkatan keterisian kamar di awal semester kedua dipaparkan dalam keterangannya.

“Alhamdulillah mulai Juli, Agustus ini akomodasi mulai naik. Memang sebenarnya secara siklus biasanya di bulan Juni, Juli, Agustus itu naik,” ucapnya.

PHRI Balikpapan memproyeksikan perbaikan okupansi hingga pengujung tahun dengan target rata-rata mencapai 60 persen, melampaui capaian tahun sebelumnya yang berkisar 50 persen. Harapan terhadap momentum puncak musim kunjungan ditegaskan dalam proyeksinya.

Realisasi Investasi IKN di Penajam Paser Utara Terjun Bebas Menjadi Rp501 Miliar
Baca Juga

Realisasi Investasi IKN di Penajam Paser Utara Terjun Bebas Menjadi Rp501 Miliar

“Juni sampai Desember itu biasanya peak season-nya hotel. Sampai akhir tahun mudah-mudahan bisa sampai 60 persen. Target ini lebih tinggi dibandingkan rata-rata okupansi tahun lalu yang berada di kisaran 50 persen,” ulasnya.

Masuknya perhelatan skala nasional seperti ajang olahraga Bayan Open 2026 pada 24–29 Agustus turut menjadi pendorong tambahan bagi pemulihan okupansi hotel bintang hingga penginapan melati. Kontribusi tamu luar daerah terhadap keterisian penginapan diuraikan sebagai penutup keterangannya.

“Ada sekitar 1.292 peserta yang berpartisipasi dalam Bayan Open 2026, sekitar 900 orang berasal dari luar Balikpapan. Dengan kehadiran tamu dari luar daerah ini turut membantu meningkatkan keterisian hotel, termasuk hotel bintang dua, bintang tiga hingga guest house,” pungkasnya.

(Tony)