Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Bulu Tangkis

Walau Terhenti Marcella-Sarah Bangga Tampil Maksimal Di Pontianak Indonesia Masters 2026

Hendrawan
Hendrawan
Rabu, 2 September 2026 · 00:152 menit baca
Walau Terhenti Marcella-Sarah Bangga Tampil Maksimal Di Pontianak Indonesia Masters 2026
Berjuang 1 jam 23 menit, ganda putri Steviolin Marcella/Sarah Daisy terhenti di kualifikasi Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 Super 100 usai lakoni duel sengit. (Dok. Hendrawan/Nusantara Post)

Pasangan ganda putri Indonesia, Steviolin Marcella/Sarah Daisy Theresia Christina Rambitan, harus menghentikan langkah mereka di babak kualifikasi ajang POLYTRON Pontianak Indonesia Masters 2026 Super 100 setelah takluk dari rekan senegara, Aqelatul Amaliyah Rahma/Wilia RENASYA, di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Selasa (1/9/2026).

Tampil dalam duel ketat berdurasi 1 jam 23 menit, Marcella/Sarah harus mengakui keunggulan lawan lewat pertarungan dua match langsung dengan skor tipis 21-23, 13-21. Pertandingan tersebut berjalan sangat berat akibat laju shuttlecock yang lambat serta reli-reli panjang yang menguras tenaga fisik secara maksimal.

Pemain ganda putri Indonesia, Steviolin Marcella, mengungkapkan bahwa karakteristik shuttlecock yang lambat serta pertahanan rapat lawan memaksa mereka terlibat dalam adu fisik yang melelahkan sepanjang pertandingan.

“Mungkin kalau dari aku, emang karena koknya rada lambat, jadinya emang kita harus lebih ekstra tenaganya kan. Karena mereka juga defense-nya kuat, jadi di-smash sekali dua kali juga nggak gampang mati. Jadi mau nggak mau kita reli sama dia adu fisik,” jelas Marcella.

Henrikho Wibowo Tembus Babak Utama Indonesia Masters Lewat Kemenangan Cepat Melawan India
Baca Juga

Henrikho Wibowo Tembus Babak Utama Indonesia Masters Lewat Kemenangan Cepat Melawan India

Senada dengan sang partner, Sarah Daisy Theresia Christina Rambitan menjelaskan bahwa pola permainan lambung (lob) terpaksa diterapkan secara konsisten untuk mengimbangi tempo dan mengantisipasi lambatnya laju shuttlecock di lapangan.

“Karena kan koknya pelan ya Kak. Jadi kalau misalnya kita langsung main cepet, nolak, juga nggak mati kan. Jadi mau nggak mau kita harus melambungin lagi,” timpal Sarah.

Menjalani debut turnamen level Super 100 dengan status pasangan baru yang baru terbentuk selama dua hingga tiga bulan, serta berlatar belakang sebagai mantan pemain tunggal (singles), tidak menyurutkan mentalitas juang ganda putri ini. Terlebih bagi Marcella yang tampil di hadapan pendukung kampung halamannya sendiri di Pontianak, ia mengaku bisa mengatasi tekanan dan fokus memberikan penampilan terbaik.

“Kalau dari kita emang kita persiapannya ekstra banget ya. Dan untuk first time kita Super 100 kita, kalau aku sama Sarah, nggak kecewa karena kita udah maksimal mainnya,” ungkap Marcella.

Hamba dan Prakoso Lolos Kualifikasi Semi Final Setelah Lawan Malaysia Pontianak Indonesia Masters 2026
Baca Juga

Hamba dan Prakoso Lolos Kualifikasi Semi Final Setelah Lawan Malaysia Pontianak Indonesia Masters 2026

Marcella menambahkan bahwa tampil di hadapan publik sendiri tidak menjadi beban psikologis baginya.

“Kalau aku nggak terlalu pressure. Yang penting aku… mikirnya yang penting mainnya bagus,” ujarnya.

Menutup evaluasi pasca-pertandingan, pasangan muda berusia 24 tahun ini bertekad untuk membenahi aspek kekuatan fisik (power) serta mempertajam pemahaman pola permainan ganda demi hasil yang lebih kompetitif di masa mendatang.

“Kalau dari aku sama Sarah mungkin kita bakal latihan power lagi ya. Karena kita berdua kurang power-nya. Dan juga kita aslinya pemain single kan, basic-nya single. Dan kita main ke ganda emang kurang dapet pola gandanya,” pungkas Marcella.

(Hendrawan)