Di tengah situasi darurat akibat bencana asap yang mengancam kesehatan dan mengganggu aktivitas luar ruang warga, Kota Pontianak justru kedatangan agenda besar bersekala global. Kota Khatulistiwa resmi dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Polytron Pontianak International Challenge, yang berselang dua hari kemudian dilanjutkan dengan ajang Polytron Pontianak Indonesia Masters Super 100, pada 1 hingga 6 September 2026.
Rangkaian turnamen akbar yang merupakan bagian dari kalender BWF World Tour Super 100 tersebut dipusatkan di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak.
Event ini tidak hanya menghadirkan deretan pebulutangkis top tanah air, tetapi juga menghadirkan para atlet profesional dari 16 negara berbeda di tengah tantangan lingkungan yang tengah dihadapi masyarakat setempat.
Ismail E. Rambe, selaku Wakil Ketua I Bidang Prestasi dan Organisasi KONI Kota Pontianak masa bakti 2025–2029, mengawali pandangannya dengan menyoroti beratnya dampak bencana asap terhadap psikologis dan ruang gerak warga.


