Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Eropa

Friendly Fire! Jet Su-35 Rusia Tembak Jatuh Helikopter Mi-8 Milik Sendiri

Roska Putra
Roska Putra
Sabtu, 3 Oktober 2026 · 18:281 menit baca
Friendly Fire! Jet Su-35 Rusia Tembak Jatuh Helikopter Mi-8 Milik Sendiri
Jet tempur Sukhoi Su-35 Rusia saat lepas landas. (Dok. Russian Ministry Of Defence)

Sebuah helikopter militer jenis Mil Mi-8 milik Rusia dilaporkan jatuh akibat tertembak oleh jet tempur Su-35 milik pasukannya sendiri di Distrik Anninsky, Wilayah Voronezh, Kamis (1/10/2026).

Insiden tersebut terjadi di tengah serangan pesawat nirawak (drone) besar-besaran dari pihak Ukraina pada malam hari.

Jet tempur Su-35 diduga keliru mengidentifikasi helikopter Mi-8 sebagai drone musuh saat melakukan operasi penyergapan di udara.

Helikopter militer Mil Mi-8 Rusia terbang di udara. (Dok. Ist)
Helikopter militer Mil Mi-8 Rusia terbang di udara. (Dok. Ist)

Seluruh kru yang berada di dalam helikopter tersebut dilaporkan tewas.

Kapten Marat Mambetov Gugur, Jet MiG-29 Ukraina Ditembak Jatuh Su-35 Rusia
Baca Juga

Kapten Marat Mambetov Gugur, Jet MiG-29 Ukraina Ditembak Jatuh Su-35 Rusia

Tiga korban jiwa tersebut terdiri dari seorang pilot, navigator, dan juru tembak (onboard gunner).

Berdasarkan laporan saluran Telegram militer Rusia, Dossier Shpiona, serta saluran Ukraina Exilenova Plus, jet Su-35 melepaskan tembakan rudal atau proyektil setelah mendeteksi pergerakan helikopter di ketinggian rendah yang menyerupai drone.

Saluran Telegram Oko Hora menambahkan bahwa helikopter Mi-8 tersebut awalnya berada di landasan helipad dan baru lepas landas untuk mengamankan diri usai sinyal peringatan drone berbunyi, sebelum akhirnya ditembak oleh jet tempur.

Kanal Telegram Fighterbomber, yang memiliki keterkaitan erat dengan Angkatan Aerospace Rusia, turut mengonfirmasi kehilangan armada helikopter tersebut meski tidak merinci penyebab pastinya secara formal.

Saluran tersebut menuliskan komentar mengenai kekeliruan sistem identifikasi ini: “It’s a classic problem that humanity will likely never overcome, despite AI, robots, neural networks, friend or foe systems…”

Gubernur Wilayah Voronezh, Alexander Gusev, menyatakan bahwa sebanyak 62 drone Ukraina berhasil dihancurkan di wilayahnya pada malam yang sama.

Tingginya intensitas serangan malam dan padatnya ruang udara membuat risiko kekeliruan pada sistem identifikasi kawan atau lawan (Identification Friend or Foe/IFF) meningkat.

Hingga saat ini, pihak otoritas resmi maupun Kementerian Pertahanan Rusia belum memberikan pernyataan resmi mengenai penyebab pasti jatuhnya helikopter Mi-8 tersebut.

(roska)