Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Buka RAC IX INSA, Wawako Bahasan Minta Hambatan Logistik dan Pelayaran Dibahas Terbuka

Hendrawan
Hendrawan
Kamis, 1 Oktober 2026 · 09:302 menit baca
Buka RAC IX INSA, Wawako Bahasan Minta Hambatan Logistik dan Pelayaran Dibahas Terbuka
Buka RAC IX INSA Pontianak, Wawako Bahasan dorong penguatan konektivitas laut, evaluasi layanan kapal tunda, dan penataan distribusi kontainer jalan raya. (Dok. Prokopim Pontianak)

Pemerintah Kota Pontianak mendorong Dewan Pengurus Cabang Indonesian National Shipowners’ Association (DPC INSA) Pontianak memperkuat sinergi tata kelola rantai pasok dan kelancaran operasional pelabuhan demi menjaga stabilitas distribusi barang daerah.

Dorongan tersebut disampaikan menyusul ketergantungan pasokan komoditas pangan dan barang pokok Kota Pontianak serta Kalimantan Barat pada jalur transportasi perairan Sungai Kapuas dan perairan laut nasional.

Peran krusial asosiasi pengusaha kapal niaga dalam menopang arus perdagangan daerah dipaparkan oleh Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, saat membuka Rapat Anggota Cabang (RAC) IX DPC INSA Pontianak di Hotel Golden Tulip pada Rabu (30/9/2026).

Kodaeral XII dan Bea Cukai Kalbar Musnahkan Sejuta Batang Rokok Ilegal Kiriman Jalur Laut Semarang
Baca Juga

Kodaeral XII dan Bea Cukai Kalbar Musnahkan Sejuta Batang Rokok Ilegal Kiriman Jalur Laut Semarang

Fungsi strategis asosiasi dalam sistem logistik daerah diuraikan dalam keterangannya.

“Dalam konteks itu, keberadaan INSA memiliki arti penting. INSA tidak hanya menjadi wadah perusahaan pelayaran, tetapi juga mitra strategis pemerintah untuk meningkatkan konektivitas dan transportasi laut,” katanya saat membuka Rapat Anggota Cabang (RAC) IX DPC INSA Pontianak di Hotel Golden Tulip, Rabu, (30/9/2026).

Sorotan khusus turut diarahkan pada kendala teknis kepelabuhanan, termasuk aduan terkait layanan kapal tunda (tugboat) yang dinilai berpotensi memperlambat waktu sandar dan keluar-masuk kapal barang di alur pelayaran Pontianak. Penyelesaian kendala operasional secara formal antarlembaga didorong dalam penjelasannya.

“Kalau ada persoalan atau masukan, sampaikan secara resmi. Ayo kita komunikasikan dan bangun kesepakatan dengan seluruh pihak terkait. Jangan hanya berhenti pada seremoni,” tegasnya.

Tarif Kapal Naik Imbas Solar Langka Serikat Pemuda Desa Pertanyakan Kegagalan Tata Kelola
Baca Juga

Tarif Kapal Naik Imbas Solar Langka Serikat Pemuda Desa Pertanyakan Kegagalan Tata Kelola

Penyelenggaraan birokrasi dan regulasi sektor maritim ditekankan agar berorientasi pada penyederhanaan prosedur perizinan guna memangkas biaya logistik tinggi. Pemberian kemudahan layanan usaha pelayaran ditegaskan dalam paparannya.

“Cara berpikirnya harus kita ubah. Kalau bisa dipermudah, jangan dipersulit. Ini berlaku untuk setiap pelayanan publik, termasuk sektor pelayaran,” ujarnya.

Di sisi darat, pergerakan armada truk kontainer dan angkutan barang dinilai memerlukan regulasi lalu lintas yang seimbang agar pasokan barang ke pasar tetap lancar tanpa memicu kemacetan maupun mengabaikan keselamatan pengguna jalan raya.

Titik temu antara kelancaran distribusi logistik dan ketertiban jalan raya dirumuskan dalam keterangannya.

“Kalau arus kontainer terhenti, tentu menjadi persoalan bagi distribusi barang. Tapi di sisi lain masyarakat juga membutuhkan jalan yang tertib dan aman. Ini yang harus kita atur bersama,” jelasnya.

Selain membahas evaluasi kerja sektor angkutan laut, agenda RAC IX tersebut mengagendakan suksesi kepemimpinan melalui pemilihan Ketua DPC INSA Pontianak periode 2026–2031. Soliditas seluruh anggota pascapemilihan kepengurusan baru dipesankan sebagai penutup arahannya.

Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla, Pemprov Kalbar Salurkan Bantuan Logistik ke Empat Kabupaten
Baca Juga

Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla, Pemprov Kalbar Salurkan Bantuan Logistik ke Empat Kabupaten

“Perbedaan pilihan dalam organisasi adalah hal biasa. Yang paling penting setelah proses pemilihan, seluruh anggota kembali bersatu dan bersama-sama membangun organisasi,” pesannya.

Melalui forum musyawarah cabang ini, INSA Pontianak diharapkan melahirkan kepengurusan baru yang solid serta mampu mempercepat modernisasi moda transportasi laut di Kalimantan Barat.

(Hendrawan)