Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Diikuti 500 Atlet, Kejuaraan Taekwondo Piala Gubernur Kalbar 2026 Siap Digelar di Pontianak

Hendrawan
Hendrawan
Rabu, 2 September 2026 · 10:382 menit baca
Diikuti 500 Atlet, Kejuaraan Taekwondo Piala Gubernur Kalbar 2026 Siap Digelar di Pontianak
Sebanyak 500 atlet Kalbar dan Kalteng siap berlaga pada Kejuaraan Taekwondo Piala Gubernur Kalbar Superchamp Championship 3 di GOR Perbasi Pontianak. (Dok. Ist)

Sebanyak 500 atlet dari berbagai daerah di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah dipastikan memeriahkan kejuaraan Piala Gubernur Kalimantan Barat Superchamp Taekwondo Open Championship 3 Tahun 2026 di GOR Perbasi Pontianak pada 5-6 September mendatang, Rabu, (2/9/2026).

Ajang yang dijadwalkan dibuka oleh Gubernur Kalbar Ria Norsan tersebut mempertandingkan kategori Poomsae (seni), Kyorugi (tarung), serta partai eksebisi bagi kelompok usia dini 4 hingga 6 tahun.

Target pembangunan ekosistem pembinaan atlet jangka panjang dipaparkan oleh Ketua Panitia Pelaksana, Romawi Martin.

“Kami ingin kejuaraan ini menjadi wadah bagi atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya sekaligus mendapatkan pengalaman bertanding yang berharga. Kompetisi seperti ini sangat penting untuk mengukur sejauh mana hasil latihan dan pembinaan yang selama ini dilakukan,” ujarnya, Rabu, (2/9/2026).

Jadi Ancaman Nonmiliter, Penanganan Karhutla Pontianak Dipelajari Perwira Dikreg Seskoal
Baca Juga

Jadi Ancaman Nonmiliter, Penanganan Karhutla Pontianak Dipelajari Perwira Dikreg Seskoal

Penekanan mengenai nilai sportivitas serta daya juang para peserta di arena ditegaskan dalam keterangannya.

“Kami berharap seluruh atlet dapat bertanding dengan penuh semangat, disiplin dan menjunjung tinggi sportivitas. Menang dan kalah merupakan bagian dari pertandingan, tetapi yang paling penting adalah bagaimana setiap atlet mampu memberikan penampilan terbaik dan memperoleh pengalaman untuk berkembang,” katanya.

Peran krusial frekuensi kompetisi dalam menguji kesiapan mental dan taktikal atlet diuraikan oleh Ketua Pengkot Taekwondo Indonesia (TI) Kota Pontianak, Siti Rahayu.

Hamba dan Prakoso Lolos Kualifikasi Semi Final Setelah Lawan Malaysia Pontianak Indonesia Masters 2026
Baca Juga

Hamba dan Prakoso Lolos Kualifikasi Semi Final Setelah Lawan Malaysia Pontianak Indonesia Masters 2026

“Kami tentu menyambut baik kejuaraan ini karena atlet membutuhkan ruang untuk bertanding dan mengukur kemampuan mereka. Dari pertandingan seperti inilah kita bisa melihat perkembangan atlet, mengevaluasi kekurangan dan kemudian memperbaikinya dalam proses latihan berikutnya,” ujar Siti Rahayu.

Prinsip pembinaan karakter mentalitas bela diri sejak usia muda turut ditekankan dalam penjelasannya.

“Taekwondo bukan hanya tentang bagaimana seorang atlet bisa menang dalam pertandingan. Di dalamnya ada disiplin, tanggung jawab, keberanian, rasa hormat dan sportivitas. Nilai-nilai inilah yang harus terus kita tanamkan kepada atlet sejak usia dini,” ungkapnya.

Pentingnya menjadikan arena pertandingan sebagai tolok ukur evaluasi dan bukan sekadar perburuan medali diutarakan kembali oleh Siti Rahayu.

“Kami ingin atlet tidak hanya mengejar medali, tetapi juga memahami bahwa setiap pertandingan merupakan proses untuk menjadi lebih baik. Kalau hari ini belum berhasil, harus menjadi bahan evaluasi untuk pertandingan berikutnya. Yang terpenting adalah terus berlatih, disiplin dan tidak mudah menyerah,” tuturnya.

Sinergi terpadu antara pemerintah daerah, KONI, pelatih, hingga peran aktif orang tua disebut sebagai fondasi utama kemajuan prestasi daerah.

Walau Terhenti Marcella-Sarah Bangga Tampil Maksimal Di Pontianak Indonesia Masters 2026
Baca Juga

Walau Terhenti Marcella-Sarah Bangga Tampil Maksimal Di Pontianak Indonesia Masters 2026

“Pembinaan atlet membutuhkan kerja bersama. Pengurus tidak bisa berjalan sendiri. Dukungan pemerintah, KONI, pelatih, klub, orang tua dan masyarakat sangat diperlukan agar atlet kita memiliki kesempatan berkembang secara maksimal,” katanya.

Ajakan untuk menjaga ketertiban serta suasana kompetitif yang kondusif disampaikan kembali oleh Ketua Panitia Pelaksana sebagai penutup arahannya.

“Mari kita jadikan Superchamp Taekwondo Open Championship 3 ini sebagai pesta olahraga yang positif. Kita ingin semua kontingen datang dengan semangat bertanding, memberikan kemampuan terbaik dan pulang membawa pengalaman yang berharga,” katanya.

(Hendrawan)