Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Gapensi Kalbar Apresiasi Kerja Cepat Pemprov Tangani Karhutla, Dorong Penguatan Pasca-Bencana

Roska Putra
Roska Putra
Senin, 14 September 2026 · 12:451 menit baca
Gapensi Kalbar Apresiasi Kerja Cepat Pemprov Tangani Karhutla, Dorong Penguatan Pasca-Bencana
Ketua BPD Gapensi Kalbar Mei Purwowidodo meninjau lokasi kebakaran lahan bersama tim gabungan. (Dok. HO/Nusantara Post)

Badan Pengurus Daerah Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (BPD Gapensi) Kalimantan Barat mengapresiasi langkah cepat dan terukur Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam menanggulangi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) beserta dampak kabut asap, Senin (14/9/2026).

Ketua BPD Gapensi Kalbar, Mei Purwowidodo, menilai keseriusan Pemprov Kalbar di bawah kepemimpinan Gubernur Ria Norsan terlihat jelas dari pengalokasian total anggaran penanganan karhutla sebesar Rp60 miliar.

Dana tersebut merupakan kolaborasi antara APBD provinsi sebesar Rp20 miliar dan bantuan pemerintah pusat sebesar Rp40 miliar.

“Kami dari BPD Gapensi Kalbar mengapresiasi kerja keras dan respons cepat Pemprov Kalbar. Meski karhutla kali ini cukup ekstrem dan di luar perkiraan, alokasi anggaran Rp60 miliar—yang memperkuat kolaborasi APBD Rp20 miliar dan dana pusat Rp40 miliar—sangat krusial untuk menunjang operasional tim gabungan di lapangan,” ujar Mei Purwowidodo di Pontianak.

Hadapi Karhutla dan Air Payau, Pemprov Kalbar Dorong Langkah Mitigasi Terpadu
Baca Juga

Hadapi Karhutla dan Air Payau, Pemprov Kalbar Dorong Langkah Mitigasi Terpadu

Selain peran pemerintah, Mei turut menyoroti pentingnya semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh berbagai elemen masyarakat, organisasi kemasyarakatan (ormas), hingga relawan pemadam kebakaran swasta yang bahu-membahu menembus titik api di lapangan.

“Bencana ini berdampak pada kita semua. Namun, yang membuat kita optimistis adalah kepedulian masyarakat dan ormas di Kalbar yang luar biasa. Dukungan swadaya, relawan lapangan, hingga aksi gotong royong warga adalah bukti nyata bahwa Kalbar memiliki ketangguhan sosial yang kuat,” tambahnya.

Gapensi Kalbar mengingatkan bahwa perjuangan belum usai meski titik api mulai terkendali.

Pihaknya mendorong Pemprov Kalbar untuk terus menjaga komitmen jangka panjang pada fase pasca-bencana, mencakup pemulihan kualitas udara, penanganan kesehatan warga, hingga penguatan infrastruktur pencegahan agar sistem mitigasi di masa mendatang semakin kuat.

12 Peserta Lolos Administrasi, Seleksi Terbuka Sekda Kalbar Resmi Dimulai
Baca Juga

12 Peserta Lolos Administrasi, Seleksi Terbuka Sekda Kalbar Resmi Dimulai

“Karhutla butuh penanganan khusus yang berlanjut hingga pasca-bencana. Pemerintah daerah perlu memastikan pemulihan kualitas udara, penanganan kesehatan warga terdampak, serta penguatan infrastruktur pencegahan agar mitigasi di tahun-tahun mendatang jauh lebih siap,” pungkas Mei.

(Roska)