Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan meminta manajemen PLN mempercepat proses pemeliharaan Pembangkit Listrik Tenaga Uang (PLTU) Bengkayang agar dapat kembali beroperasi pada pertengahan November 2026.
Permintaan percepatan perbaikan fasilitas kelistrikan tersebut disampaikan saat peninjauan langsung ke lokasi PLTU Bengkayang di Desa Karimunting, Kabupaten Bengkayang, pada Kamis, (29/10/2026).
Target awal pelaksanaan pemeliharaan serious inspection Unit 3 yang mulanya dijadwalkan rampung dalam waktu 54 hari atau pada 5 Desember 2026 diuraikan kembali olehnya agar dapat dipangkas.
“Target awalnya 54 hari atau sekitar 5 Desember. Mudah-mudahan bisa dipercepat menjadi sekitar 25 hari. Kita minta manajemen bekerja lebih cepat agar pada pertengahan November sudah bisa selesai,” ujar Ria Norsan, seperti dikutip dari Pontianak Post, Kamis, (29/10/2026).

