Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Gubernur Kalbar Minta Pemeliharaan PLTU Bengkayang Dipercepat Pertengahan November

Hendrawan
Hendrawan
Jumat, 30 Oktober 2026 · 09:481 menit baca
Gubernur Kalbar Minta Pemeliharaan PLTU Bengkayang Dipercepat Pertengahan November
Gubernur Kalbar Ria Norsan minta manajemen PLN mempercepat pemeliharaan PLTU Bengkayang agar beroperasi pertengahan November untuk atasi pemadaman. (Dok. Ist)

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan meminta manajemen PLN mempercepat proses pemeliharaan Pembangkit Listrik Tenaga Uang (PLTU) Bengkayang agar dapat kembali beroperasi pada pertengahan November 2026.

Permintaan percepatan perbaikan fasilitas kelistrikan tersebut disampaikan saat peninjauan langsung ke lokasi PLTU Bengkayang di Desa Karimunting, Kabupaten Bengkayang, pada Kamis, (29/10/2026).

Target awal pelaksanaan pemeliharaan serious inspection Unit 3 yang mulanya dijadwalkan rampung dalam waktu 54 hari atau pada 5 Desember 2026 diuraikan kembali olehnya agar dapat dipangkas.

“Target awalnya 54 hari atau sekitar 5 Desember. Mudah-mudahan bisa dipercepat menjadi sekitar 25 hari. Kita minta manajemen bekerja lebih cepat agar pada pertengahan November sudah bisa selesai,” ujar Ria Norsan, seperti dikutip dari Pontianak Post, Kamis, (29/10/2026).

GMD Ke-5 di Karimunting, Pemprov Kalbar Dekatkan Layanan Publik hingga Kawasan Kepulauan
Baca Juga

GMD Ke-5 di Karimunting, Pemprov Kalbar Dekatkan Layanan Publik hingga Kawasan Kepulauan

Capaian progres harian pengerjaan pemeliharaan yang telah melampaui target rencana awal turut dipaparkan oleh pihak pengelola di hadapan rombongan peninjau.

Berdasarkan laporan harian, realisasi pemeliharaan komponen pembangkit tersebut telah mencapai 35,46 persen atau berada di atas target rencana sebesar 34,49 persen. Pentingnya pemulihan keandalan pasokan listrik untuk mendukung aktivitas masyarakat serta mengantisipasi lonjakan kebutuhan energi menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru ditegaskan lebih lanjut oleh pihak pemerintah daerah.

“Kita ingin memberikan informasi secara terbuka kepada masyarakat mengenai kondisi kelistrikan saat ini. Harapannya, pekerjaan dapat segera diselesaikan sehingga keandalan pasokan listrik semakin baik,” kata Ria Norsan.

Rangkaian pekerjaan pemeliharaan yang mencakup pembersihan komponen Main Stop Valve (MSV), perbaikan sistem udara, hingga pengujian kelistrikan turbin dan generator ditangani langsung oleh PT PLN Indonesia Power UBP Singkawang.

(Hendrawan)