Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

AI & Future Work

IDMC 2026: Industri Media Siber Dituntut Jaga Akurasi di Tengah Dominasi Media Sosial dan AI

Rudi Agus Haryanto
Rudi Agus Haryanto
Kamis, 29 Oktober 2026 · 17:531 menit baca
IDMC 2026: Industri Media Siber Dituntut Jaga Akurasi di Tengah Dominasi Media Sosial dan AI
Panel IDMC 2026 tegaskan pentingnya kredibilitas dan akurasi media siber di tengah gempuran fenomena viral media sosial dan penggunaan AI. (Dok. HO/TNP)

Industri media siber dituntut menjaga akurasi serta kredibilitas pemberitaan di tengah pesatnya dominasi media sosial, pergeseran belanja iklan, dan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI).

Tantangan keberlanjutan media serta perubahan perilaku konsumen tersebut dibahas dalam Panel 6 Indonesia Digital Media Conference (IDMC) 2026 bertajuk “Bagaimana Membangun Keterpercayaan Media Siber di Zaman Ketidakpastian” di Surabaya pada Kamis, (29/10/2026).

Pentingnya fungsi konfirmasi media siber saat menghadapi isu viral di media sosial yang belum terverifikasi ditegaskan oleh Corporate Secretary PT Pertamina, Arya Dwi Paramita.

“Ketika viralitas sering menjadi pemberitaan, kami selalu merindukan praktik ‘check and balance’ dalam setiap pemberitaan,” ujar Arya Dwi Paramita, seperti dikutip dari diskusi panel IDMC 2026, Kamis, (29/10/2026).

Sebanyak 10 Media Siber Raih Penghargaan AMSI Awards 2026 di Surabaya
Baca Juga

Sebanyak 10 Media Siber Raih Penghargaan AMSI Awards 2026 di Surabaya

Perubahan strategi pemasaran korporasi yang tidak lagi berpatokan pada pendekatan tunggal diuraikan oleh Corporate Communication Director Danone Indonesia, Arif Mujahidin.

“Saat ini, lanskap komunikasi telah berubah drastis. Kita tidak lagi bisa mengandalkan pendekatan one-size-fits-all,” kata Arif Mujahidin.

Pergeseran alokasi belanja iklan ke platform digital seperti TikTok dan Meta serta tantangan lisensi konten berbasis AI dipaparkan oleh Ketua Umum Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia, Adi S. Noegroho.

Diskominfo Jatim sebut Semangat Wartawan Sumpah Pemuda Relevan di Era AI
Baca Juga

Diskominfo Jatim sebut Semangat Wartawan Sumpah Pemuda Relevan di Era AI

Pentingnya kolaborasi antara pengelola media siber dan penyedia teknologi AI terkait hak cipta konten turut didorong demi menjaga ekosistem industri jurnalisme.

Forum tahunan yang diselenggarakan oleh Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) pada 28–29 Oktober 2026 tersebut dihadiri oleh ratusan pelaku media siber, praktisi periklanan, dan pemangku kepentingan nasional.

(Rudi)