Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Ekonomi

Pemkot Pontianak Serahkan Sertifikat Halal dan Bantuan Kemasan Kepada Puluhan UMKM

Memei
Memei
Kamis, 29 Oktober 2026 · 09:512 menit baca
Pemkot Pontianak Serahkan Sertifikat Halal dan Bantuan Kemasan Kepada Puluhan UMKM
Pemkot Pontianak serahkan 78 sertifikat halal, fasilitasi kemasan 11 UMKM, dan bantuan musrenbang guna memperkuat daya saing menuju kota wisata halal. (Dok. Prokopim Pontianak)

Pemerintah Kota Pontianak menyerahkan sertifikat halal kepada 78 pelaku UMKM, fasilitasi kemasan produk melalui Rumah Packaging kepada 11 usaha mikro, serta sarana dan prasarana usulan musrenbang kepada sembilan warga pada Rabu, (28/10/2026).

Upaya penguatan daya saing pengusaha mikro di wilayah perkotaan tersebut dijelaskan oleh Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono.

“Ini bagian dari peran Pemerintah Kota Pontianak untuk memberikan kemudahan kepada pengusaha, terutama mikro,” ujar Edi Rusdi Kamtono, Rabu, (28/10/2026).

Pemberian fasilitas pengemasan gratis melalui Rumah Packaging dipaparkan lebih lanjut guna meningkatkan nilai estetika dan daya jual produk lokal.

Produksi Tahu Naik 25 Kali Lipat, Perajin Bengkayang Perluas Pasar Hingga Perbatasan
Baca Juga

Produksi Tahu Naik 25 Kali Lipat, Perajin Bengkayang Perluas Pasar Hingga Perbatasan

“Kita sudah membeli peralatan untuk kemasan, bahkan fasilitasnya diberikan secara gratis. Jadi pengusaha UMKM bisa meningkatkan kualitas produknya, bukan hanya dari sisi rasa atau isi, tetapi juga tampilannya,” katanya.

Pentingnya legalitas kehalalan produk kuliner untuk memberikan rasa aman kepada konsumen turut ditekankan olehnya.

“Kedua adalah sertifikat halal. Ini memberikan kepastian kepada masyarakat. Kalau memang produknya halal, maka jelas halal. Kalau tidak, juga harus jelas. Jadi konsumen mempunyai kepastian terhadap makanan yang akan dikonsumsi,” terangnya.

Rencana peluncuran Kota Pontianak sebagai destinasi wisata halal diungkapkan sebagai alasan utama percepatan sertifikasi bagi pelaku usaha.

Pemkot Pontianak Buka Ruang Diskusi dan Kolaborasi Pembangunan Bersama Orang Muda
Baca Juga

Pemkot Pontianak Buka Ruang Diskusi dan Kolaborasi Pembangunan Bersama Orang Muda

“Kita ke depan akan meluncurkan Pontianak sebagai kota wisata halal. Karena itu secara bertahap usaha-usaha, terutama kuliner, kita dorong untuk memiliki sertifikasi halal,” jelas Edi Rusdi Kamtono.

Kepastian informasi produk bagi wisatawan maupun tamu yang berkunjung ke daerah tersebut kembali ditegaskan olehnya.

“Orang yang datang ke Pontianak harus bisa mendapatkan kepastian, makanan yang akan dimakan ini halal atau tidak. Informasinya harus jelas,” ujarnya.

Dorongan agar para pelaku usaha terus melakukan inovasi secara berkelanjutan disampaikan sebelum menutup keterangannya.

“Harapannya usaha mereka tumbuh, produknya semakin baik dan bisa diterima pasar yang lebih luas. Pemerintah memberikan ruang dan kemudahan, kemudian pelaku UMKM harus terus berinovasi,” pungkasnya.

PSSI Gelar Putaran Nasional Piala Soeratin 2026 di Training Centre IKN
Baca Juga

PSSI Gelar Putaran Nasional Piala Soeratin 2026 di Training Centre IKN

Penyerahan bantuan tersebut diharapkan mampu mendorong keberlanjutan usaha mikro dari aspek produksi, legalitas, hingga penjangkauan pasar yang lebih luas.

(Memei)