Perajin tahu asal Kabupaten Bengkayang, Wahyudin, mencatatkan peningkatan kapasitas produksi hingga 25 kali lipat setelah merintis usaha sejak tahun 2002, Kamis, (22/10/2026). Kapasitas olahan yang semula hanya berkisar 10 kilogram per hari kini melonjak hingga 250 kilogram per hari berkat suntikan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank Kalbar.
Keterbatasan modal awal yang sempat membatasi pemenuhan pasokan tahu di pasar lokal diakui oleh Wahyudin sebagai pendorong pengajuan akses pembiayaan usaha.
“Alhamdulillah prosesnya cepat dan tidak ribet, asalkan permohonannya lengkap. Kredit KUR bisa cair dengan cepat,” ungkap Wahyudin.
Syarat kelayakan fasilitas kredit perbankan yang berfokus pada kejelasan profil bisnis, rekam jejak finansial yang bersih dari tunggakan, serta transparansi perputaran arus kas dijabarkan lebih lanjut olehnya. Operasional tempat usaha yang buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB tersebut saat ini telah menyerap tenaga kerja lokal di wilayah Sanggau Ledo.


