Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Gaya Hidup

5 Hal Unik Kenapa Orang Indonesia Suka Makan Sambil Nonton

Achmad Fatoni
Achmad Fatoni
Kamis, 22 Oktober 2026 · 11:042 menit baca
5 Hal Unik Kenapa Orang Indonesia Suka Makan Sambil Nonton
Mengulas 5 alasan unik di balik kebiasaan orang Indonesia yang gemar makan sambil menonton video gawai demi melepas stres harian. (Dok. Ist)

Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, menyantap hidangan utama rasanya belum lengkap tanpa ditemani tayangan visual di layar gawai maupun televisi. Ritual mencari video yang tepat kerap memakan waktu lebih lama daripada durasi menghabiskan makanan itu sendiri. Kebiasaan memadukan asupan nutrisi dengan stimulasi hiburan ini telah mendarah daging dan bertransformasi menjadi kultur komunal yang sarat makna psikologis maupun kultural.

Berikut 5 alasan unik di balik fenomena kegemaran orang Indonesia makan sembari menonton:

1. Hiburan Instan untuk Melepas Lelah Seharian
Waktu santap sering kali menjadi satu-satunya ruang jeda di sela padatnya rutinitas pekerjaan atau perkuliahan. Menikmati sepiring nasi hangat bersama serial drama favorit, komedi situasi, atau ulasan video YouTube bekerja selayaknya tombol pelepas stres harian yang ampuh menyegarkan pikiran tanpa perlu keluar biaya mahal.

2. Pengganti Teman Bicara bagi yang Makan Sendirian
Kultur sosial masyarakat Indonesia sangat kental dengan tradisi makan bersama secara guyub. Ketika seseorang harus merantau atau tinggal sendirian di indekos, suara percakapan dari tayangan layar kaca atau siniar (podcast) berfungsi sebagai simulasi teman mengobrol, sehingga momen menyantap makanan tidak terasa sepi atau hampa.

5 Fakta Menarik jika Media Pemberitaan Dijalankan Seperti Bajak Laut Shirohige di One Piece
Baca Juga

5 Fakta Menarik jika Media Pemberitaan Dijalankan Seperti Bajak Laut Shirohige di One Piece

3. Ritual Memilih Tontonan yang Dianggap Bumbu Tambahan
Ada ungkapan jenaka di ruang maya bahwa tontonan yang seru mampu membuat rasa makanan bertambah nikmat berkali-kali lipat. Sensasi menunggu masakan tetap panas sambil sibuk menggulir layar mencari video yang pas telah menjadi ritual bawah sadar yang meningkatkan selera makan secara psikologis.

4. Peralihan Alami dari Kebiasaan Menonton Televisi Keluarga
Sebelum era ponsel pintar mendominasi, meja makan di rumah-rumah tradisional Indonesia umumnya diletakkan berdekatan atau menghadap langsung ke arah televisi tabung ruang keluarga. Memori masa kecil saat menyaksikan tayangan berita petang atau sinetron bersama keluarga secara alami terbawa hingga dewasa, meski kini mediumnya beralih ke layar sentuh.

5. Ruang Pelarian Multitugas yang Menenangkan
Makan sambil menonton memberikan ilusi multitasking yang memuaskan rasa ingin tahu tanpa menuntut konsentrasi seberat bekerja. Sembari mengunyah, indra penglihatan dan pendengaran dimanjakan oleh konten visual yang ringan, menciptakan momen relaksasi personal sebelum kembali berhadapan dengan tuntutan realitas.

(Tony)