PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (Bank Kalbar) mencatatkan pertumbuhan kredit dan pembiayaan mencapai Rp18,09 triliun hingga Triwulan III 2026, Rabu, (21/10/2026). Realisasi intermediasi tersebut meningkat 4,99 persen secara tahunan (year-on-year) dibandingkan periode September 2025 yang tercatat sebesar Rp17,23 triliun.
Kenaikan volume pembiayaan tersebut turut mengerek profitabilitas perseroan dengan perolehan laba sebesar Rp397,55 miliar per September 2026, atau naik 2,82 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Arah kebijakan perseroan dalam menjaga keseimbangan antara ekspansi usaha dan manajemen risiko diterangkan oleh Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi.
“Pertumbuhan bisnis harus berjalan seiring dengan kualitas aset dan efisiensi pendanaan. Karena itu, Bank Kalbar tidak hanya berfokus pada peningkatan penyaluran kredit, tetapi juga memperkuat struktur dana dan menjaga prinsip kehati-hatian agar kinerja dapat terus tumbuh secara berkelanjutan,” demikian pesan yang dapat disampaikan Rokidi terkait arah strategi Bank Kalbar.

