Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Lingkungan

Ratusan Hektar Karhutla Berangsur Padam, Inovasi OMC Dry Ice Efektif Urai Pekatnya Kabut Asap

Roska Putra
Roska Putra
Selasa, 20 Oktober 2026 · 22:221 menit baca
Ratusan Hektar Karhutla Berangsur Padam, Inovasi OMC Dry Ice Efektif Urai Pekatnya Kabut Asap
Petugas TNI dan tim teknis menuangkan butiran dry ice ke corong penabur di dalam kabin pesawat operasi modifikasi cuaca. (Dok. HO/Nusantara Post)

Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama kementerian/lembaga terkait, TNI, Polri, dan pemerintah daerah terus mengintensifkan operasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara masif di enam provinsi prioritas.

Berdasarkan data BNPB per 19 Oktober 2026, dari total target penanganan seluas 1.024,33 hektar (ha) di enam provinsi prioritas, tim gabungan telah berhasil memadamkan 454,25 ha lahan.

Sementara itu, 570,08 ha sisanya masih dalam penanganan intensif dan proses pendinginan.

Rincian area terpadamkan mencakup Sumatera Selatan sebesar 293,17 ha, Kalimantan Tengah 63,10 ha, Jambi 32,00 ha, Kalimantan Selatan 50,95 ha, Kalimantan Barat 11,73 ha, serta Riau yang telah berhasil dipadamkan sepenuhnya seluas 3,30 ha.

BNPB Lakukan OMC Dry Ice Tingkatkan Jarak Pandang Bandara Palembang
Baca Juga

BNPB Lakukan OMC Dry Ice Tingkatkan Jarak Pandang Bandara Palembang

Selain itu, pemadaman juga terus dilancarkan pada lahan terdampak di luar provinsi prioritas seluas 572,90 ha.

Guna mempercepat pemulihan kualitas udara dan meningkatkan jarak pandang (visibility), pemerintah menerapkan teknologi Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) berbasis penyemaian dry ice (karbon dioksida padat bersuhu -78,5°C).

Penyemaian dry ice di lapisan inversi pada ketinggian 5.000 hingga 7.000 kaki tersebut memicu labilitas udara sehingga asap yang terperangkap di lapisan bawah dapat terdorong naik dan terurai secara cepat.

Operasi udara ini didukung oleh pengerahan 49 armada udara nasional serta lebih dari 60 ribu personel darat.

Karhutla Landa Tiga Provinsi, BNPB Catat Titik Api di Sulawesi hingga Bangka Belitung
Baca Juga

Karhutla Landa Tiga Provinsi, BNPB Catat Titik Api di Sulawesi hingga Bangka Belitung

Uji coba yang dilakukan di wilayah Sumatera Selatan sejak 16 Oktober dan Kalimantan Tengah sejak 19 Oktober terbukti berhasil meningkatkan jarak pandang penerbangan.

BNPB juga telah memperketat SOP penyemaian dengan menghaluskan butiran dry ice guna memastikan material menguap sempurna sebelum mencapai daratan.

Seiring prediksi BMKG terkait masuknya awal musim hujan secara bertahap di berbagai daerah, intensitas Karhutla diperkirakan akan berangsur menurun.

Namun demikian, masyarakat tetap diimbau untuk mewaspadai pemicu kebakaran serta menjaga kesehatan dengan mengenakan masker.

(Roska)