Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Smart & Green City

Ekosistem Keuangan Digital Merekad, Penggunaan QRIS di Kalangan UMKM Pontianak Kian Meluas

Roska Putra
Roska Putra
Selasa, 20 Oktober 2026 · 15:531 menit baca
Ekosistem Keuangan Digital Merekad, Penggunaan QRIS di Kalangan UMKM Pontianak Kian Meluas
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono melakukan pemindaian barcode QRIS menggunakan smartphone saat bertransaksi di stan UMKM. (Dok. HO/Nusantara Post)

Penggunaan metode pembayaran digital berbasis Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Kota Pontianak semakin meluas hingga ke tingkat pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menilai tren kesadaran transaksi non-tunai di kalangan pedagang dan konsumen menandakan bahwa ekosistem keuangan digital daerah telah terbentuk dengan baik.

“Akses keuangan atau digitalisasi penggunaan sistem pembayaran kita sudah semakin memasyarakat. Ini hal yang positif kalau warga terus terbiasa dengan pembayaran non-tunai,” ujar Edi usai mencobai transaksi QRIS secara langsung di salah satu stan UMKM pasar murah Kantor Camat Pontianak Selatan, Selasa (20/10/2026).

Berdasarkan data Pemkot Pontianak, jumlah merchant QRIS pada 2025 tercatat mencapai 186.753 unit, meningkat 12,89 persen secara tahunan (year-on-year).

Bantu Masyarakat Sekaligus Serap Hasil Tani Lokal, Pemkot Pontianak Gelar Pasar Murah di 6 Kecamatan
Baca Juga

Bantu Masyarakat Sekaligus Serap Hasil Tani Lokal, Pemkot Pontianak Gelar Pasar Murah di 6 Kecamatan

Dalam lima tahun terakhir, jumlah merchant mengalami tren pertumbuhan rata-rata 26,44 persen atau bertambah sekitar 28.154 setiap tahunnya.

Edi menekankan bahwa keunggulan QRIS yang praktis dan aman sangat membantu efisiensi transaksi UMKM tanpa perlu dipusingkan dengan penyediaan uang kembalian.

Tidak hanya di sektor perdagangan swasta, pemanfaatan QRIS pada transaksi pemerintah daerah juga mencatatkan lonjakan signifikan. Penerimaan pajak daerah via QRIS hingga September 2026 tercatat melejit hingga 570,54 persen dibandingkan periode September 2025.

Pemkot Pontianak bersama perbankan berkomitmen untuk terus menggencarkan edukasi dan sosialisasi QRIS secara inklusif agar transformasi ekonomi digital memberikan kemudahan nyata bagi seluruh lapisan masyarakat.

(roska)