Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Tengah

Tinjau Karhutla Pulang Pisau, Kepala BNPB dan Kasad Perkuat Penanganan di Kalteng

Rudi Agus Haryanto
Rudi Agus Haryanto
Selasa, 20 Oktober 2026 · 13:121 menit baca
Tinjau Karhutla Pulang Pisau, Kepala BNPB dan Kasad Perkuat Penanganan di Kalteng
Kepala BNPB Kristomei Sianturi dan Kasad Tandyo Budi Revita meninjau langsung karhutla di Pulang Pisau guna memperkuat koordinasi penanganan di Kalteng. (Dok. BNPB)

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Kristomei Sianturi bersama Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Tandyo Budi Revita meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Senin, (19/10/2026). Kunjungan lapangan dan rapat koordinasi di Kantor Bupati Pulang Pisau tersebut difokuskan guna memetakan kebutuhan dukungan operasional serta mempercepat pemadaman titik api di wilayah terdampak.

Urgensi konsolidasi lintas instansi dalam memadamkan kobaran api dipaparkan oleh Kepala BNPB, Kristomei Sianturi, dalam arahannya kepada jajaran pemerintah daerah, TNI, dan Polri setempat.

“Penanganan karhutla membutuhkan kerja bersama dan koordinasi yang kuat dari seluruh unsur, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, maupun instansi terkait lainnya. Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah penanganan dilaksanakan secara terpadu, berdasarkan kondisi aktual di lapangan, serta didukung dengan data dan informasi yang akurat,” ujar Kristomei.

Karhutla Landa Tiga Provinsi, BNPB Catat Titik Api di Sulawesi hingga Bangka Belitung
Baca Juga

Karhutla Landa Tiga Provinsi, BNPB Catat Titik Api di Sulawesi hingga Bangka Belitung

Penyelarasan bantuan logistik dan peralatan dari pemerintah pusat dengan kendala teknis di lapangan kembali ditekankan oleh pimpinan lembaga kebencanaan tersebut.

“Yang terpenting adalah bagaimana kita dapat mengendalikan kebakaran secepat mungkin, mencegah perluasan area terdampak, dan melindungi masyarakat dari ancaman asap maupun dampak lain yang ditimbulkan. Jika ada kebutuhan yang belum dapat dipenuhi oleh daerah, kita akan koordinasikan agar dukungan dari pemerintah pusat dapat diberikan secara tepat,” tambahnya.

Operasi terpadu pengendalian karhutla di Kalimantan Tengah diarahkan pada penguatan integrasi data cuaca dari BMKG, pemadaman darat oleh BPBD bersama aparat gabungan, serta pemenuhan kebutuhan armada tambahan dari pusat guna menekan sebaran kabut asap.

(Rudi)