Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Lingkungan

Singapura Peringatkan 7 Perusahaan Pemicu Karhutla di Indonesia, 4 Milik Sinar Mas Group

Dayank Ana Sebalu
Dayank Ana Sebalu
Minggu, 18 Oktober 2026 · 16:101 menit baca
Singapura Peringatkan 7 Perusahaan Pemicu Karhutla di Indonesia, 4 Milik Sinar Mas Group
Menteri Keberlanjutan dan Lingkungan Hidup Singapura Grace Fu (tengah) didampingi Desmond Lee (kiri) dan Jasmin Lau (kanan) saat memberikan keterangan resmi terkait peringatan terhadap tujuh perusahaan penyebab karhutla di Indonesia. (Dok. The Straits Times)

Pemerintah Singapura melalui Badan Lingkungan Hidup Nasional (National Environment Agency/NEA) mengidentifikasi tujuh perusahaan yang beroperasi di Indonesia sebagai penyebab kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kabut asap dari karhutla di Sumatera dan Kalimantan tersebut telah berdampak hingga ke wilayah Singapura dan Malaysia.

Menteri Keberlanjutan dan Lingkungan Hidup Singapura Grace Fu memperingatkan perusahaan-perusahaan tersebut untuk segera menghentikan aktivitas pembakaran lahan.

Pemerintah Singapura mendesak jajaran manajemen perusahaan menyampaikan langkah konkret terkait pemadaman api serta pencegahan agar insiden serupa tidak terulang.

93 Perusahaan Terindikasi Karhutla Terafiliasi Grup Asal Singapura dan Malaysia
Baca Juga

93 Perusahaan Terindikasi Karhutla Terafiliasi Grup Asal Singapura dan Malaysia

“Kami belum menemukan keterkaitan dengan pelanggan lain atau perusahaan terkait lainnya, sehingga kami belum dapat mengonfirmasi atau memberikan informasi apakah perusahaan-perusahaan tersebut mengarah ke Singapura atau yurisdiksi lain,” kata Grace Fu.

Berdasarkan hasil investigasi NEA, tujuh perusahaan yang menerima surat peringatan resmi dari Singapura meliputi:

  1. Bumi Andalas Permai (Grup Sinar Mas)

  2. Bumi Mekar Hijau (Grup Sinar Mas)

  3. Paramitra Mulia Langgeng (Sungai Budi Group)

  4. Sumatera Alam Anugerah (Sugeng Santoso)

  5. SBA Wood Industries (Grup Sinar Mas)

  6. Hutan Lestari Raya (Tidak Dipublikasikan)

  7. Bangkanesia (Grup Sinar Mas)

Karhutla dan Kemarau Tekan Daya Beli Masyarakat, Harga Sayur dan Cabai Meroket di Pasar Flamboyan
Baca Juga

Karhutla dan Kemarau Tekan Daya Beli Masyarakat, Harga Sayur dan Cabai Meroket di Pasar Flamboyan

https://www.instagram.com/reel/Dcyph7tpiiZ/?utm_source=ig_web_copy_link&dlrf=NTc4MTIwNjQ2YQ==

Karhutla Masih Marak di Kalteng, Dinkes Palangka Raya Siagakan 11 Puskesmas dan Pasokan Oksigen
Baca Juga

Karhutla Masih Marak di Kalteng, Dinkes Palangka Raya Siagakan 11 Puskesmas dan Pasokan Oksigen

Empat dari tujuh perusahaan tersebut yakni Bumi Andalas Permai, Bumi Mekar Hijau, SBA Wood Industries, dan Bangkanesia—diketahui merupakan bagian dari entitas bisnis atau pemasok kayu bagi Sinar Mas Group/Asia Pulp & Paper (APP).

Selain perusahaan pengelola hutan di Sumatera, entitas terdaftar di Bursa Efek Singapura (SGX) seperti anak usaha Kencana Agri turut diselidiki terkait karhutla seluas 62 hektare di Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur.

Pihak Kencana Agri membantah memicu kebakaran dan menyatakan api merambat dari luar area konsesi mereka.

(Dayank Ana)