Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

AI & Future Work

AMSI Dorong Transformasi Bisnis Media untuk Jaga Independensi dan Keberlanjutan Jurnalistik

Rudi Agus Haryanto
Rudi Agus Haryanto
Rabu, 28 Oktober 2026 · 21:171 menit baca
AMSI Dorong Transformasi Bisnis Media untuk Jaga Independensi dan Keberlanjutan Jurnalistik
Dwi Eko Lokononto, CEO Beritajatim.com (Dok. HO/TNP)

Industri media nasional didorong untuk segera mempercepat transformasi bisnis guna mengatasi ketimpangan ekonomi digital dan ketergantungan pendapatan pada anggaran pemerintah.

Tantangan pembagian nilai ekonomi serta disrupsi kecerdasan buatan (artificial intelligence) dipaparkan oleh Ketua Komisi Digital dan Sustainability Dewan Pers, Dahlan Dahi, dalam Sesi Panel 1 Indonesia Digital Media Conference (IDMC) 2026 di Surabaya pada Rabu, (28/10/2026).

Nilai pasar iklan Indonesia yang mencapai Rp71,5 triliun dikemukakan masih didominasi oleh tiga platform digital raksasa, sementara media penyedia konten belum memperoleh porsi yang seimbang.

AMSI Buka IDMC 2026 di Surabaya, Bahas Tantangan Media di Era AI
Baca Juga

AMSI Buka IDMC 2026 di Surabaya, Bahas Tantangan Media di Era AI

Sisi kerentanan finansial media daerah akibat tingginya ketergantungan pada belanja iklan pemerintah turut dibeberkan oleh Associate Professor Monash University Indonesia, Ika Karlina Idris.

Riset yang menunjukkan bahwa iklan pemerintah menyumbang rata-rata 45,85 persen hingga 76,1 persen pendapatan media dipaparkan lebih lanjut olehnya. Kebijakan pemangkasan anggaran daerah dinilai berisiko mengancam kelangsungan media kecil.

Langkah diversifikasi sumber pendapatan serta penguatan kolaborasi komunitas disarankan sebagai solusi menjaga independensi redaksi.

Diskominfo Jatim sebut Semangat Wartawan Sumpah Pemuda Relevan di Era AI
Baca Juga

Diskominfo Jatim sebut Semangat Wartawan Sumpah Pemuda Relevan di Era AI

Sementara itu, rekam jejak pengelolaan bisnis media lokal berbasis reputasi dan keterbukaan layanan baru dibagikan oleh CEO Beritajatim.com, Dwi Eko Lokononto.

“Kami didirikan oleh lima jurnalis yang, mohon maaf, isi kantongnya juga enggak banyak,” ujar Dwi Eko Lokononto, seperti dikutip dari diskusi IDMC 2026, Rabu, (28/10/2026).

Inovasi berupa pengembangan unit bisnis riset, pemantauan media, layanan konsultasi, hingga penguatan jejaring asosiasi ditekankan olehnya untuk menjamin kesejahteraan karyawan.

Melalui forum IDMC 2026, AMSI menegaskan komitmennya dalam mengawal penguatan ekosistem informasi agar perusahaan pers tetap mampu menyajikan berita berkualitas dan independen.

(Rudi)