Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Komoditas

Harga Karet di Sumsel Naik Tipis Menjadi Rp46.288 per Kilogram

Dayank Ana Sebalu
Dayank Ana Sebalu
Selasa, 27 Oktober 2026 · 08:501 menit baca
Harga Karet di Sumsel Naik Tipis Menjadi Rp46.288 per Kilogram
Harga karet di Sumsel naik tipis menjadi Rp46.288 per kg didorong pelemahan rupiah terhadap dolar AS menurut penjelasan Apkarindo. (Dok. Mohammad Defrizal)

Harga acuan kadar karet kering (KKK) 100 persen di Sumatera Selatan mengalami kenaikan tipis menjadi Rp46.288 per kilogram pada perdagangan Selasa, (27/10/2026). Angka tersebut mencatatkan kenaikan sebesar Rp64 per kilogram dari harga hari sebelumnya yang berada di level Rp46.224 per kilogram.

Penyebab kenaikan harga di tingkat pasaran yang dipicu oleh pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat diuraikan oleh Sekretaris Jenderal Apkarindo Sumsel, Rudi Arpian.

“Sehingga harga akhirnya karet tetap naik tipis hari ini menjadi Rp46.288 per kg,” ujar Rudi pada Selasa, (27/10/2026).

Meskipun harga acuan SGX–SICOM mengalami penurunan dari 257,1 menjadi 256,8 sen AS per kilogram, penguatan kurs dolar AS dari Rp17.979 menjadi Rp18.025 menopang kenaikan harga jual akhir komoditas tersebut.

Harga TBS Sawit Kaltim Terkoreksi Menjadi Rp3.542 per Kilogram
Baca Juga

Harga TBS Sawit Kaltim Terkoreksi Menjadi Rp3.542 per Kilogram

Imbauan kepada para petani agar terus menjaga kualitas bahan olah karet (bokar) demi memperoleh nilai jual yang optimal disampaikan lebih lanjut olehnya.

“Petani diminta tetap menjaga kualitas bahan olah karet agar memperoleh nilai jual yang lebih baik,” kata Rudi.

Langkah teknis perawatan mutu yang disarankan mencakup peningkatan kadar karet kering, penggunaan bahan pembeku yang dianjurkan, serta penghindaran pencampuran bokar dengan tatal kayu maupun material pengotor lainnya.

Harga Tertinggi TBS Kelapa Sawit di Kaltim Turun Jadi Rp3.542 per Kilogram
Baca Juga

Harga Tertinggi TBS Kelapa Sawit di Kaltim Turun Jadi Rp3.542 per Kilogram

Rincian harga acuan berdasarkan variasi kadar karet kering (KKK) turut dipaparkan secara transparan. Pecahan KKK 70 persen dipatok Rp32.402 per kilogram, KKK 60 persen senilai Rp27.773 per kilogram, KKK 50 persen sebesar Rp23.144 per kilogram, KKK 40 persen di angka Rp18.515 per kilogram, serta KKK 30 persen seharga Rp13.886 per kilogram, dengan catatan nominal tersebut belum dikurangi biaya produksi.

(Dayank Ana)