Hujan deras mengguyur sejumlah wilayah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Kalimantan Tengah (Kalteng) pada Minggu (25/10/2026) hingga Senin (26/10/2026). Hujan tersebut turun di tengah pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang digelar oleh TNI Angkatan Udara bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) guna menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Meski intensitas hujan meningkat, BMKG masih mendeteksi keberadaan titik panas (hotspot) di kedua provinsi tersebut berdasarkan data Selasa, (27/10/2026). Peta Sebaran Titik Panas BMKG mencatat 11 titik panas di Kalimantan Tengah serta 5 titik panas di Kalimantan Selatan dengan tingkat kepercayaan kategori sedang.
Data pemantauan SiPongi Kementerian Kehutanan menunjukkan sebaran titik panas di Kalteng meliputi Kabupaten Lamandau, Kotawaringin Barat, dan Kotawaringin Timur. Sementara titik panas di wilayah Kalsel terdeteksi berada di Kabupaten Tapin dan Kotabaru.
Peran strategis pangkalan udara dalam memicu hujan buatan melalui penyemaian awan dipaparkan oleh Komandan Lanud Sjamsudin Noor, Hilman L.P. Ambarita.

