Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Barat bersama MDMC dan Lazismu memobilisasi relawan pemadaman api serta menyiapkan delapan titik Rumah Oksigen di sejumlah daerah terdampak kabut asap, Senin (31/8/2026). Penanggulangan bencana karhutla ini difokuskan di Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Sintang, dan Melawi melalui konsolidasi One Muhammadiyah One Response (OMOR).
Ketua Majelis Lingkungan Hidup PWM Kalbar, Hermayani Putera, menjelaskan bahwa selain pemadaman di lapangan, penyediaan ruang udara bersih menjadi kebutuhan mendesak bagi warga yang terpapar asap.
“Saat ini sudah ada 8 Rumah Oksigen yang sudah siap melayani dan sedang dalam proses,” kata Hermayani.
Delapan titik penanganan medis tersebut disiagakan di ITEKES Muhammadiyah Kalbar, Polita, SMA Muhammadiyah 1, SD Muhammadiyah 2, SMK Muhammadiyah 1 Kubu Raya, RSPKU Jempa, serta Muhammadiyah Healthcare Center (MHCC) Desa Kapur.

