Sel, 11/08/26 · 11.43.49
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Pemkot Pontianak Salurkan Bantuan Tunai Rp600 Ribu untuk 670 Warga Berpenghasilan Rendah

Dayank Ana Sebalu
Dayank Ana Sebalu
Selasa, 11 Agustus 2026 · 17:102 menit baca
Pemkot Pontianak Salurkan Bantuan Tunai Rp600 Ribu untuk 670 Warga Berpenghasilan Rendah
Pemkot Pontianak salurkan bantuan sosial tunai Rp600 ribu bagi 670 warga berpenghasilan rendah yang belum menerima BPNT dan PKH dari pusat. (Dok. Prokopim Pontianak)

Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak menyalurkan bantuan sosial berupa uang tunai sebesar Rp600 ribu per orang kepada 670 warga berpenghasilan rendah yang belum terjangkau program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) maupun Program Keluarga Harapan (PKH) dari pemerintah pusat, Selasa, (11/8/2026).

Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap di berbagai wilayah, diawali dengan penyerahan secara simbolis kepada 403 penerima di Kecamatan Pontianak Kota.

Sementara itu, sebanyak 263 penerima tersisa dari Kecamatan Pontianak Utara dan Pontianak Timur dijadwalkan menerima penyerahan simbolis pada Kamis mendatang.

Pemkot Pontianak Raih Indeks Kualitas Data ASN Tertinggi Kanreg V BKN
Baca Juga

Pemkot Pontianak Raih Indeks Kualitas Data ASN Tertinggi Kanreg V BKN

Pemerintah daerah memposisikan alokasi bansos ini sebagai bentuk jaring pengaman sosial lokal sekaligus ruang dialog bersama warga.

“Nilainya mungkin Bapak-Ibu merasa masih kurang. Namun yang paling penting kita bisa bersilaturahmi dan menyampaikan informasi tentang pembangunan di Kota Pontianak,” kata Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono usai penyerahan simbolis di Aula Kantor Camat Pontianak Kota, Selasa, (11/8/2026).

Inisiatif bansos tunai tersebut menjadi bagian dari skema terpadu Pemkot Pontianak dalam menekan angka kemiskinan dan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Penanganan kemiskinan diimbangi pula dengan alokasi APBD hampir Rp80 miliar untuk mendukung cakupan Universal Health Coverage (UHC) BPJS Kesehatan yang kini menyentuh angka 98,8 persen.

Pemkot Pontianak Tata Parit Tokaya Cegah Banjir
Baca Juga

Pemkot Pontianak Tata Parit Tokaya Cegah Banjir

“Kalau sakit, cukup tunjukkan KTP ke puskesmas atau rumah sakit,” jelas Edi.

Di sektor pendidikan, Pemkot Pontianak membebaskan biaya sekolah negeri dan mengoperasikan Sekolah Rakyat berasrama (full board) bagi anak-anak keluarga desil 1 hingga 3 di kawasan Batu Layang.

Sektor perumahan dan sanitasi turut disokong melalui penyediaan program bedah rumah serta fasilitas toilet layak yang dapat diakses warga melalui pengajuan ke tingkat kelurahan.

“Program-program ini bagian dari upaya kita mengentaskan kemiskinan. Termasuk melalui peningkatan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat dan dukungan bagi UMKM,” katanyan.

Pemerintah daerah mengimbau warga untuk meningkatkan kepedulian lingkungan dengan menjaga kebersihan saluran air publik.

“Jangan membuang sampah sembarangan, terutama ke parit. Parit itu milik kita bersama,” ujar Edi.

Meriahkan HUT ke-81 RI, Warga Pontianak Barat Kompak Jalan Sehat dan Zumba
Baca Juga

Meriahkan HUT ke-81 RI, Warga Pontianak Barat Kompak Jalan Sehat dan Zumba

Krisis air baku dan keterbatasan debit Sungai Kapuas akibat musim kemarau turut memicu instruksi penghematan penggunaan air bersih bagi seluruh warga kota.

Kewaspadaan terhadap risiko paparan kabut asap karhutla dan potensi lonjakan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada anak-anak juga diminta untuk diperketat.

Pencairan dana bansos tunai Rp600 ribu tersebut dipastikan ditransfer langsung ke rekening tabungan para penerima melalui fasilitas Bank Kalbar.

“Silakan digunakan, disisihkan, atau ditambahkan untuk menabung demi masa depan anak,” pungkasnya.

(Dayank Ana)