Rab, 22/07/26 · 11.56.41
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Nasional

Bongkar Korupsi Timah Rp300 T, Siapa Kuntadi Jampidsus Baru Pengganti Febrie?

Roska Putra
Roska Putra
Rabu, 22 Juli 2026 · 16:332 menit baca
Bongkar Korupsi Timah Rp300 T, Siapa Kuntadi Jampidsus Baru Pengganti Febrie?
Siapa Kuntadi yang diangkat Presiden Prabowo jadi Jampidsus baru? Simak rekam jejak jaksa penyidik kasus korupsi timah Rp300 T dan pemburu aset Eddy Tansil. (Dok. Ist)

Presiden Prabowo Subianto resmi menerbitkan Keppres pengangkatan Kuntadi sebagai Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung. Kuntadi yang dikenal berkat rekam jejaknya membongkar berbagai mega skandal korupsi ini ditunjuk memimpin korps pidana khusus menggantikan Febrie Adriansyah yang terjerat kasus dugaan korupsi dan TPPU terkait Asabri.

Pria kelahiran Semarang, Jawa Tengah, pada Januari 1970 ini merupakan jaksa senior yang mengawali kariernya di lingkungan Kejaksaan Agung sejak 1996. Kariernya di korps adhyaksa melesat saat menduduki posisi Kasubdit Pemantauan pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen pada 2017, lalu berlanjut sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat.

Nama Kuntadi kian melejit di mata publik saat menjabat sebagai Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung pada 2022. Dalam posisi tersebut, ia memimpin pengungkapan deretan kasus korupsi bernilai fantastis yang menyita perhatian nasional.

Resmi Terima Surat Kuasa, Hotman Paris Resmi Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Dalam Dugaan Korupsi
Baca Juga

Resmi Terima Surat Kuasa, Hotman Paris Resmi Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Dalam Dugaan Korupsi

Salah satu yang paling fenomenal adalah penyidikan kasus korupsi tata niaga komoditas timah di PT Timah Tbk yang merugikan negara hingga Rp300 triliun dan menyeret nama publik figur Harvey Moeis. Selain itu, ia memimpin pengungkapan kasus korupsi proyek BTS 4G Kominfo senilai Rp8 triliun yang menjerat mantan Menkominfo Johnny G Plate.

Deretan perkara jumbo lain yang pernah ditanganinya meliputi dugaan korupsi pengelolaan emas 109 ton senilai Rp47,1 triliun, penyalahgunaan kewenangan impor gula di Kementerian Perdagangan, rekayasa proyek fiktif PT Sigma Cipta Caraka, pembangunan jalur kereta api Besitang-Langsa senilai Rp1,3 triliun, hingga korupsi ekspor minyak goreng (crude palm oil/CPO) dengan kerugian negara mencapai Rp20 triliun.

Kiprahnya membongkar berbagai skandal besar tersebut mengantarkannya meraih Adhyaksa Awards 2024 kategori Jaksa Tangguh dalam Pemberantasan Korupsi.

“Jadi penyemangat ungkap kejahatan korupsi,” kata Kuntadi saat menerima penghargaan tersebut.

Status Tersangka Febrie Adriansyah Dicabut Menjadi Saksi, Kejagung Ambil Alih Penanganan Perkara
Baca Juga

Status Tersangka Febrie Adriansyah Dicabut Menjadi Saksi, Kejagung Ambil Alih Penanganan Perkara

Setelah menjabat Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung pada 2024 dan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Presiden Prabowo mempercayakan posisi Kepala Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejagung kepadanya pada November 2025 lewat Keppres Nomor 179/TPA Tahun 2025.

Selama memimpin BPA, Kuntadi menuai apresiasi dari Menteri Keuangan Purbaya usai berhasil merampas serta menyerahkan aset senilai Rp82 miliar dari buron legendaris Eddy Tansil ke kas negara. Tak hanya itu, ia turut menyumbang penerimaan negara senilai Rp978 miliar dari lelang barang rampasan koruptor sebelum akhirnya kini resmi dilantik menjabat Jampidsus Kejagung.

(Roska)