Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat eskalasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta bencana kekeringan melanda sejumlah wilayah di Indonesia selama periode pemantauan 24 jam terakhir, Rabu, (2/9/2026).
Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) per Rabu pagi, krisis air bersih menerjang Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, dengan dampak mencakup 456 kepala keluarga di Desa Babulu, Kecamatan Sebakung Jaya. BPBD setempat telah mendistribusikan sebanyak 62.000 liter air bersih guna memenuhi kebutuhan pokok masyarakat.
Pada sektor kebakaran hutan, titik api melahap lahan seluas 55 hektare di Desa Sejau Hilir, Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, dan hingga kini masih dalam tahap penanganan intensif di bawah status siaga darurat yang berlaku hingga 31 Desember 2026.
Hambatan medan berbukit dan semak kering juga menyulitkan pemadaman karhutla seluas tiga hektare di Desa Tanete, Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan.


