Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Kesultanan Kadriah dan Aliansi Masyarakat Melayu Kalbar Sediakan Air Bersih Gratis untuk Warga Pontianak

Hendrawan
Hendrawan
Rabu, 2 September 2026 · 19:222 menit baca
Kesultanan Kadriah dan Aliansi Masyarakat Melayu Kalbar Sediakan Air Bersih Gratis untuk Warga Pontianak
Warga mengisi galon di posko air bersih gratis yang didirikan Kesultanan Kadriah dan Aliansi Masyarakat Melayu Kalimantan Barat di Jalan Gajahmada, Pontianak.

Kesultanan Kadriah Pontianak bersama Aliansi Masyarakat Melayu Kalimantan Barat mendirikan posko tanggap darurat bantuan air bersih gratis di Jalan Gajahmada, Kota Pontianak, tepat di samping Bank BRI eks Pondok Nelayan. Aksi kemanusiaan ini beroperasi selama 24 jam penuh untuk membantu warga Kota Pontianak dan sekitarnya yang tengah menghadapi krisis air bersih akibat musim kemarau panjang.

Berbeda dari skema bantuan formal yang umumnya mensyaratkan kelengkapan administrasi, posko ini menerapkan sistem pendistribusian langsung tanpa birokrasi berbelit. Warga terdampak cukup membawa galon kosong ke lokasi untuk langsung diisi air bersih siap konsumsi.

Perwakilan panitia posko, Syarif Muhammad Rahman, mengatakan mekanisme pembagian sengaja dibuat sesederhana mungkin agar bantuan dapat segera dirasakan masyarakat yang membutuhkan.

Syarif Muhammad Rahman, perwakilan panitia posko tanggap darurat air bersih, menjelaskan mekanisme pendistribusian air kepada warga yang terdampak krisis air bersih di Kota Pontianak.
Perwakilan panitia posko, Syarif Muhammad Rahman, saat diwawancarai di lokasi posko air bersih gratis di Jalan Gajahmada, Pontianak. (Dok. HO/TNP)

“Sementara satu KK dibatasi dua galon. Warga tidak perlu membawa KTP atau KK, cukup datang membawa galonnya saja,” kata Rahman saat ditemui di lokasi posko.

Perkuat Penanganan Karhutla, Mayawana Serahkan Pompa Pemadam ke DLHK Kalbar
Baca Juga

Perkuat Penanganan Karhutla, Mayawana Serahkan Pompa Pemadam ke DLHK Kalbar

Ia menambahkan, posko diupayakan tetap beroperasi 24 jam karena adanya petugas yang siaga bergantian, meski pelaksanaannya tetap bergantung pada ketersediaan stok air.

Rahman menegaskan bahwa gerakan ini murni dilandasi kepedulian terhadap kondisi masyarakat menengah ke bawah yang semakin kesulitan mendapatkan air bersih di tengah kemarau panjang.

“Meskipun bahan bakunya harus mengantre dan persediaan terbatas, ini hal kecil yang bisa kami lakukan untuk warga Kota Pontianak. Posko akan terus dibuka sampai kondisi cuaca membaik dan hujan turun,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, aksi Kesultanan Kadriah dan Aliansi Masyarakat Melayu Kalbar ini turut mendapat dukungan dari kepolisian serta sejumlah instansi teknis terkait.

Diikuti 500 Atlet, Kejuaraan Taekwondo Piala Gubernur Kalbar 2026 Siap Digelar di Pontianak
Baca Juga

Diikuti 500 Atlet, Kejuaraan Taekwondo Piala Gubernur Kalbar 2026 Siap Digelar di Pontianak

Wakasat Reskrim Polresta Pontianak AKP Agus Haryono menyampaikan pihaknya ikut mengawal proses pendistribusian dan berkoordinasi pihak organisasi masyarakat dan kesultanan Pontianak untuk memastikan pasokan air tetap terjaga.

AKP Agus Haryono memberikan keterangan di posko air bersih Pontianak
Wakasat Reskrim Polresta Pontianak AKP Agus Haryono saat memberikan keterangan terkait pengawalan pendistribusian air bersih di posko Jalan Gajahmada, Pontianak. (Dok. HO/TNP)

“Kami berkoordinasi dengan pihak organisasi masyarakat dan kesultanan Pontianak pengelolaan posko air ini. Mengingat adanya keterbatasan armada dan tenaga di lapangan, fokus utama kami adalah mengawal kesukarelaan ini agar masyarakat yang kurang berpunya benar-benar terbantu,” ungkap Agus.

Keberadaan posko air bersih di kawasan pusat kota ini menjadi titik harapan bagi warga yang kian terdesak krisis air baku. Sinergi antara otoritas adat, elemen masyarakat, dan aparat keamanan tersebut diharapkan mampu meringankan beban sosial warga hingga intensitas hujan kembali normal di wilayah Kalimantan Barat.

(Hendra)