Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Kalimantan Barat mendistribusikan hampir ratusan masker khusus anak di sejumlah area terbuka wilayah Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya sebagai langkah kepedulian terhadap kesehatan anak-anak di tengah bencana kabut asap, Rabu (2/9/26).
Aksi tanggap darurat ini dipicu oleh memburuknya kualitas udara di Kota Pontianak yang telah masuk dalam kategori berbahaya. Kondisi tersebut diperparah oleh kebakaran lahan yang makin meluas hingga memaksa evakuasi ibu hamil dan balita di beberapa permukiman.
Ketua AIMI Kalbar, Rizky Pontiviana Akbari, menegaskan bahwa situasi bencana asap saat ini membutuhkan perhatian serius, terutama dalam melindungi kelompok rentan.
“Kami memahami bahwa situasi ini berat bagi kita semua. Berdasarkan pemberitaan terbaru, dimana terjadi kebakaran lahan yang menyebabkan ibu hamil dan balita di evakuasi karena api sudah masuk ke area permukiman,” ungkap Rizky Pontiviana Akbari.

