Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

DLHK Kalbar Terima Bantuan PT Mayawana, Prioritas Amankan Asap Karhutla Jalur Penerbangan

Dayank Ana Sebalu
Dayank Ana Sebalu
Rabu, 2 September 2026 · 18:354 menit baca
DLHK Kalbar Terima Bantuan PT Mayawana, Prioritas Amankan Asap Karhutla Jalur Penerbangan
DLHK Kalbar prioritaskan pemadaman karhutla di jalur penerbangan bandara guna amankan ekonomi daerah, diperkuat bantuan sarana mesin pemadam PT Mayawana Persada. (Dok. Dayank/Nusantara Post)

Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Kalimantan Barat memprioritaskan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sekitar kawasan bandara guna mencegah gangguan penerbangan dan aktivitas ekonomi, dengan dukungan sarana pemadam dari PT Mayawana Persada, Rabu, (2/9/2026).

Langkah pengamanan ruang udara tersebut diperkuat setelah pemadaman dilakukan langsung bersama Gubernur di titik rawan sebaran asap, seperti Sekunder C dan kawasan Haji Muksin, Kabupaten Kubu Raya.

Urgensi pemadaman titik api di area penyangga bandara dipaparkan secara langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kalimantan Barat, Adi Yani.

Perkuat Penanganan Karhutla, Mayawana Serahkan Pompa Pemadam ke DLHK Kalbar
Baca Juga

Perkuat Penanganan Karhutla, Mayawana Serahkan Pompa Pemadam ke DLHK Kalbar

“Tentu apa yang dilakukan oleh Bapak Gubernur ini menyikapi setidak-tidaknya kita meminimalkan terjadinya asap di sekitar bandara. Sehingga ya bandara ini bisa aktif ya melakukan penerbangan karena ini juga merupakan salah satu dampak nantinya kalau tidak ada terjadi apa tidak ada penerbangan maka ekonomi kita juga akan mengalami apa gangguan. Oleh karena itu kita melakukan itu,” ujar Adi Yani, Rabu, (2/9/2026).

Penyaluran sarana pemadam dan suplemen fisik dari korporasi swasta dinilai sangat menunjang kerja regu pemadam dalam mengendalikan kabut asap di kawasan prioritas tersebut.

“Dan kali ini ya alhamdulillah kami terima kasih dibantu dari PT Mayawana Persada berupa peralatan 1 set, ada 6 set ya. 6 set mesin ya untuk pemadaman, kemudian juga bantuan vitamin C dan susu Cap Beruang yang diarahkan untuk brigade KPH,” tuturnya.

Alokasi sarana mesin pompa dan logistik pendukung tersebut dipastikan akan diteruskan kepada tim lapangan, relawan, hingga Masyarakat Peduli Api (MPA) yang berjibaku melokalisasi kobaran api.

Tangani Titik Api di Konsesi, Mayawana Persada Siapkan Tambahan 100 Personel Pemadam
Baca Juga

Tangani Titik Api di Konsesi, Mayawana Persada Siapkan Tambahan 100 Personel Pemadam

“Nah karena kami juga dibantu oleh ya para relawan dari PMI, kemudian juga ya masyarakat peduli api, kemudian juga apa namanya Karang Taruna ya. Nanti mungkin ya saya ingin memberikan bantuan ini juga kepada PMI, kemudian kepada Karang Taruna, dan sebagian juga akan saya sampaikan kepada MPA, dan kepada KPH. Nanti biar KPH yang meneruskan ini kepada teman-teman yang berjibaku di lapangan,” terangnya.

Skala kebakaran yang telah ditangani oleh 17 unit Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) bersama tim gabungan lintas instansi diuraikan dalam penjelasannya.

“Ya tentu KPH sudah melakukan pemadaman di sekurang lebih 500 titik, 570 titik ya, 570 titik dengan luas 2.000-an sekarang ya, 2.000-an hektar,” katanya.

Keterlibatan seluruh elemen masyarakat dan aparat penegak hukum dalam menekan risiko penyebaran kabut asap ditegaskan lebih lanjut.

“Dan tentu selain KPH di 17 KPH, kita ada dibantu dengan Manggala Agni, TNI-Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, kemudian teman-teman dari BPBD kabupaten juga hari ini melakukan pemadaman, juga para masyarakat peduli api, relawan, kemudian tentu juga para pemegang izin ikut andil melakukan pemadaman di wilayah kerja dan sekitar wilayah kerja mereka,” tambahnya.

Semangat kebersamaan dan penghentian polemik saling menyalahkan di tengah bencana kabut asap diserukan sesuai instruksi pimpinan daerah dan pusat.

Lahap 50 Hektare Lahan di Sengah Temila, Kapolres dan Bupati Landak Tinjau Titik Api
Baca Juga

Lahap 50 Hektare Lahan di Sengah Temila, Kapolres dan Bupati Landak Tinjau Titik Api

“Dan kita arahan Bapak Presiden maupun arahan Bapak Gubernur bahwa apa pun yang terjadi sekarang ini bukan masanya lagi, bukan waktunya lagi kita saling menyalahkan, tapi bagaimana kita sama-sama melakukan upaya melakukan pemadaman. Dan tentu hari ini saya baru selesai melakukan pemadaman di Sekunder C dengan Bapak Gubernur, dan kemarin saya dengan Pak Gubernur juga melakukan pemadaman di daerah apa… Aju Muksid, dua lokasi itu di Kubu Raya,” jelasnya.

Dukungan sektor swasta dan kerja kolaboratif dengan tokoh masyarakat lokal di kawasan konsesi diapresiasi sebagai penutup keterangannya.

“Dan tentu berkenaan beberapa apa perusahaan juga melakukan apa… bantuan kepada semua pihak dan ini terus kita terima, baik itu bantuan kepada Dinas LHK itu sendiri maupun dari jajarannya di KPH maupun dari BPBD, dan juga teman-teman ya dari relawan. Nah relawan ini bisa dari apa kumpulan PMI, Karang Taruna, kemudian Pramuka, kemudian Pemadam Api Swasta dan lain sebagainya,” ujarnya.

Penanganan di titik konsesi dan kerja sama bersama tokoh masyarakat setempat ditegaskan kembali sebelum mengakhiri sesi wawancara.

“Sekali lagi saya terima kasih ya kepada pihak PT Mayawana. Dan jangan lupa juga bahwa kita terus melakukan pemadaman, karena memang beberapa tempat ya memang ada beberapa titik. Tidak hanya di tempat lain, di tempat PT Mayawana sendiri ada. Dan alhamdulillah kemarin saya telepon Pak Iwan, itu adalah salah satu tokoh masyarakat yang berada di PT Mayawana Persada, Pak Aher, salah satu Panglima dari DAD, DAD ini yang di lokasi di sana. Dan alhamdulillah beliau, terima kasih sudah melakukan pemadaman atas informasi beliau dan saya sampaikan PT Mayawana dan sudah dilakukan pemadaman. Mungkin itu dari kami, dan sekali lagi terima kasih, kita sama-sama,” pungkasnya.

(Dayank Ana)