Sen, 24/08/26 · 13.31.15
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Menhut dan Gubernur Kalbar Tinjau Karhutla Kubu Raya, Waspadai Puncak El Nino

Hendrawan
Hendrawan
Senin, 24 Agustus 2026 · 19:362 menit baca
Menhut dan Gubernur Kalbar Tinjau Karhutla Kubu Raya, Waspadai Puncak El Nino
Menhut Raja Juli Antoni dan Gubernur Kalbar Ria Norsan tinjau karhutla di Rasau Jaya Kubu Raya, ingatkan kewaspadaan jelang puncak El Nino September. (Dok. Adpim Kalbar)

Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Raja Juli Antoni, bersama Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, meninjau langsung lokasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Rasau Jaya 3, Kabupaten Kubu Raya, Senin, (24/8/2026).

Peninjauan terpadu tersebut dilakukan guna memantau efektivitas operasi pemadaman satgas darat dan pengeboman air (water bombing) lewat udara, di tengah ancaman fenomena iklim kering.

Data pemantauan spasial terkini terkait pergeseran sebaran titik panas antarpulau dipaparkan oleh Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni.

“Berdasarkan data Sipongi, titik panas di Sumatera tercatat 127 di Sumatera Selatan, 54 di Riau, dan 40 di Jambi. Sementara di Kalimantan Barat mengalami penurunan menjadi 28 titik, dengan rincian Ketapang 16 titik, Melawi 11 titik, dan Kubu Raya 1 titik,” ujarnya, Senin, (24/8/2026).

Kebakaran Lahan Sawit PT Saraswati Agro Estate di Landak Hanguskan 30 Hektare
Baca Juga

Kebakaran Lahan Sawit PT Saraswati Agro Estate di Landak Hanguskan 30 Hektare

Penurunan titik api di Kalbar merupakan hasil kerja sama tim gabungan TNI, Polri, BNPB, BPBD, Manggala Agni, BMKG, dan Masyarakat Peduli Api yang ditopang sekitar 200 kali misi pemadaman udara. Kendala kabut asap akibat pembakaran tidak sempurna di bawah lapisan tanah gambut dijelaskan lebih lanjut dalam keterangannya.

“Meskipun api mulai padam, asap masih menyelimuti wilayah karena pembakaran tidak sempurna di lahan gambut,” jelasnya.

Larangan pembukaan lahan dengan cara membakar ditegaskan kepada masyarakat menyusul proyeksi puncak kemarau kering ekstrem.

Karhutla Dominasi Laporan Bencana Nasional, Ratusan Hektare Lahan Terbakar
Baca Juga

Karhutla Dominasi Laporan Bencana Nasional, Ratusan Hektare Lahan Terbakar

“Masyarakat sangat diimbau untuk tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar selama kondisi cuaca kering ini. Pemerintah pusat maupun daerah menghargai kearifan lokal, namun di kondisi yang sangat kering ini, percikan api sekecil apa pun sangat berbahaya,” tegasnya.

Di sisi lain, keberhasilan operasi satgas darat dan udara dalam menekan lonjakan ribuan titik panas diapresiasi oleh Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan. Kewaspadaan menghadapi puncak siklus El Nino pada bulan September diserukan dalam arahannya.

“Sinergi TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD, masyarakat, dan Brigade KPH berhasil menekan titik api di Kalbar dari sebelumnya lebih dari 2.000 titik menjadi 28 titik. Meski terjadi penurunan, kami mengingatkan agar tidak lengah karena puncak El Nino diprediksi BMKG terjadi pada September,” kata Ria Norsan.

Koordinasi lintas instansi dipastikan terus diperketat oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat guna meminimalkan risiko kabut asap berkepanjangan dan melindungi bentang lahan gambut dari ancaman api susulan.

(Hendrawan)