Sen, 24/08/26 · 10.19.54
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Lingkungan

BNPB Gempur Karhutla Lewat Jalur Darat, Udara, hingga Modifikasi Cuaca

Roska Putra
Roska Putra
Senin, 24 Agustus 2026 · 16:191 menit baca
BNPB Gempur Karhutla Lewat Jalur Darat, Udara, hingga Modifikasi Cuaca
Petugas Manggala Agni sedang menyemprotkan air untuk memadamkan kebakaran lahan yang berasap tebal di Kalimantan Barat. (Dok. BNPB)

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama tim gabungan terus mengintensifkan operasi darat, udara, hingga modifikasi cuaca untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang meluas di berbagai wilayah Indonesia, Senin (24/8/2026).

Fokus utama penanganan saat ini berada di wilayah prioritas seperti Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Jambi. Di Kalimantan Barat, operasi udara mengerahkan empat unit helikopter water bombing yang menumpahkan lebih dari 1 juta liter air, didukung Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dan ribuan personel darat.

Operasi masif serupa juga gencar dilakukan di Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Jambi untuk memutus persebaran titik api (fire spot).

Gempur Titik Api Karhutla: 52 Pesawat Gabungan Dikerahkan ke Sumatra dan Kalimantan
Baca Juga

Gempur Titik Api Karhutla: 52 Pesawat Gabungan Dikerahkan ke Sumatra dan Kalimantan

Sementara itu, dampak karhutla dengan cakupan terluas tercatat di Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Sejak pertengahan Juli hingga 23 Agustus 2026, si jago merah telah melahap 396,13 hektare lahan di tujuh distrik.

Cuaca panas, angin kencang, dan sulitnya akses darat membuat pemerintah daerah setempat kini mengupayakan bantuan water bombing untuk memadamkan sisa titik api yang tak terjangkau.

Kondisi lahan bekas terbakar yang masih mengeluarkan asap di dekat permukiman warga di Nabire, Papua Tengah. (Dok. BNPB)
Kondisi lahan bekas terbakar yang masih mengeluarkan asap di dekat permukiman warga di Nabire, Papua Tengah. (Dok. BNPB)

Di wilayah lain, sinergi tim gabungan membuahkan hasil positif.

Titik api di Kota Batam (Kepulauan Riau), Kabupaten Samosir (Sumatera Utara), Kutai Barat (Kalimantan Timur), Halmahera Timur (Maluku Utara), Magetan (Jawa Timur), hingga Aceh Besar dilaporkan telah berhasil dipadamkan melalui operasi darat secara gotong royong oleh BPBD, TNI, Polri, dan masyarakat setempat.

Selain menangani karhutla, BNPB juga merespons krisis air bersih akibat kekeringan di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Sebanyak 10.364 jiwa terdampak penurunan intensitas hujan.

Karhutla Dominasi Laporan Bencana Nasional, Ratusan Hektare Lahan Terbakar
Baca Juga

Karhutla Dominasi Laporan Bencana Nasional, Ratusan Hektare Lahan Terbakar

Hingga Minggu (23/8), BPBD bersama PMI telah mendistribusikan lebih dari 360 ribu liter air bersih guna memastikan pemenuhan kebutuhan dasar warga di tengah tantangan hidrometeorologi.

(roska)