Min, 23/08/26 · 06.47.49
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Nusantara

Puluhan Ahli Tata Kota Asia Pasifik Kunjungi IKN Bahas Desain Berkelanjutan

Dayank Ana Sebalu
Dayank Ana Sebalu
Minggu, 23 Agustus 2026 · 12:362 menit baca
Puluhan Ahli Tata Kota Asia Pasifik Kunjungi IKN Bahas Desain Berkelanjutan
Sebanyak 28 delegasi ICAPPS 2026 kunjungi IKN untuk meninjau proyek fisik dan membahas implementasi perencanaan kota berkelanjutan di Asia Pasifik. (Dok. OIKN)

Sebanyak 28 perwakilan perencana wilayah dari kawasan Asia Pasifik yang tergabung dalam International Conference on Asia Pacific Planning Societies (ICAPPS) 2026 meninjau langsung progres pembangunan Ibu Kota Nusantara, Jumat, (21/8/2026).

Kunjungan tersebut berlanjut pada diskusi panel ahli (Panel Expert Discussion) di Kantor Bersama Kemenko 3 untuk membedah konsep perencanaan kota hutan (forest city), kota spons (sponge city), dan kota pintar (smart city) yang disandingkan dengan tata ruang Tokyo Metropolitan Area, Kota Sejong, serta Taiwan.

Pentingnya pemahaman komprehensif terhadap prinsip dasar pembangunan Nusantara disampaikan oleh Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, saat menerima rombongan di Balai Kota Otorita IKN.

Tarik Investor, Otorita IKN Beri Bebas Pajak 30 Tahun Modal Minimal Rp10 Miliar
Baca Juga

Tarik Investor, Otorita IKN Beri Bebas Pajak 30 Tahun Modal Minimal Rp10 Miliar

“Kami berharap kunjungan ini tidak hanya memberi kesempatan untuk melihat kemajuan pembangunan, tetapi juga mendapatkan pengetahuan lebih dalam tentang visi, prinsip, dan aspirasi di balik pembangunan ini. Sekali lagi, saya sampaikan selamat datang di Nusantara,” ujar Basuki Hadimuljono, Jumat, (21/8/2026).

Tantangan nyata dalam mengeksekusi cetak biru tata ruang di lapangan disoroti oleh salah satu pemapar delegasi ICAPPS 2026, Kwan Ok Lee. Faktor pendanaan praktis dan kepemimpinan strategis dinilai menjadi penentu keberhasilan implementasi desain kota baru.

“Rencana dan konsep ada di atas kertas, tapi bagaimana melakukannya adalah cerita yang berbeda. Karena kita benar-benar membutuhkan pendanaan dan komponen praktis untuk melakukan rencana. Saya pikir yang paling penting adalah kepemimpinan dan bagaimana mengembangkan visi ambisius ini,” ujar Kwan Ok Lee.

Tinjau Nusantara, Suharso Monoarfa Soroti Realisasi Konsep Kota Spons IKN
Baca Juga

Tinjau Nusantara, Suharso Monoarfa Soroti Realisasi Konsep Kota Spons IKN

Konsep transformasi tata kota berbasis lingkungan hidup dipertahankan sebagai tolok ukur percontohan kawasan urban global oleh perancang pemenang sayembara desain IKN sekaligus pendiri Urban+, Sibarani Sofian. Keyakinan atas terobosan desain IKN yang mengedepankan prinsip keberlanjutan ditegaskan dalam forum tersebut.

“Kita harus percaya diri bahwa produk yang sudah kita buat dan kita rancang ini sebetulnya adalah suatu terobosan. Dan sesuatu hal yang baik dan bagus untuk menjadi contoh untuk kota-kota yang lain, karena kita berusaha melakukan kota yang sangat hijau, sangat sustainable, smart, dan juga transformatif. Jadi, untuk teman-teman yang mendengar atau terlibat atau pengen tahu, cari tahu lebih banyak, kalau perlu datang ke sini. Karena seeing is believing,” ujar Sibarani Sofian.

Pertemuan lintas ahli ini diharapkan memperluas kemitraan strategis, pertukaran riset ilmiah, serta peluang investasi lintas sektor dalam merampungkan tahapan pembangunan fisik di Nusantara.

(Dayank Ana)