Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Sepak Bola

KNPI dan Pemkot Pontianak Pererat Konsolidasi Pemuda Lewat Nobar ASEAN Cup

Hendrawan
Hendrawan
Selasa, 6 Oktober 2026 · 14:331 menit baca
KNPI dan Pemkot Pontianak Pererat Konsolidasi Pemuda Lewat Nobar ASEAN Cup
KNPI dan Pemkot Pontianak gelar nobar final FIFA ASEAN Cup 2026 di rumah dinas Wawako; Bahasan dan Rio Rahmadanu perkuat konsolidasi sosial kepemudaan. (Dok. DPD KNPI Pontianak)

DPD KNPI Kota Pontianak bersama Pemerintah Kota Pontianak memanfaatkan momentum laga final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Tim Nasional Indonesia melawan Thailand sebagai wadah konsolidasi sosial dan perekat silaturahmi lintas elemen masyarakat. Ajang nonton bareng tersebut digelar di Rumah Dinas Wakil Wali Kota Pontianak pada Senin (5/10/2026) malam.

Momentum pertandingan puncak olahraga nasional ini dikemas secara strategis, tidak sekadar menjadi hiburan visual, melainkan juga sarana komunikasi informal guna menjembatani hubungan antara otoritas pemerintah daerah, organisasi kepemudaan, dan warga. Suasana penuh antusiasme mewarnai lokasi acara ketika ratusan pemuda bertandang mengenakan jersey timnas untuk memberikan dukungan kolektif bagi skuad Garuda.

Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, memandang inisiatif ruang perjumpaan publik seperti ini memiliki nilai substansial dalam memelihara kohesi sosial di tingkat lokal.

Tekan Peredaran Gelap, Pemkot dan BNN Pontianak Bekali Warga Kawasan Rawan Keterampilan Hidup
Baca Juga

Tekan Peredaran Gelap, Pemkot dan BNN Pontianak Bekali Warga Kawasan Rawan Keterampilan Hidup

“Nobar seperti ini bukan hanya tentang menyaksikan pertandingan sepak bola, tetapi juga bagaimana kita berkumpul, bersilaturahmi dan membangun kebersamaan. Kita tentu berharap Timnas Indonesia terus memberikan yang terbaik dan menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia,” ujar Bahasan.

Di samping menyajikan pertandingan secara langsung, jalannya kegiatan diimbangi dengan beragam hiburan interaktif serta pembagian doorprize bagi peserta. Ketua DPD KNPI Kota Pontianak, Rio Rahmadanu, menekankan bahwa keterlibatan pemuda dalam momentum ini menjadi pemantik energi positif bagi persatuan kepemudaan di Kota Pontianak.

“Alhamdulillah, malam ini kita bisa berkumpul bersama menyaksikan perjuangan Timnas Indonesia. Ini menjadi momentum kebersamaan, bukan hanya bagi KNPI, tetapi juga masyarakat Kota Pontianak,” ungkap Rio.

Kehadiran jajaran pemerintah daerah di tengah jejaring organisasi pemuda mencerminkan upaya diplomasi kultural untuk mencairkan sekat-sekat komunikasi. Melalui simpul nasionalisme di bidang olahraga, Pemkot Pontianak bersama KNPI berupaya merawat solidaritas generasi muda agar dapat ditransformasikan ke dalam sinergi pembangunan daerah yang lebih produktif.

(Hendrawan)