Min, 30/08/26 · 15.48.37
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Udara Berbahaya, Edi Rusdi Kamtono Sidak Kesiapan Fasilitas Kesehatan di Pontianak

Hendrawan
Hendrawan
Minggu, 30 Agustus 2026 · 21:161 menit baca
Udara Berbahaya, Edi Rusdi Kamtono Sidak Kesiapan Fasilitas Kesehatan di Pontianak
Wali Kota Edi Rusdi Kamtono sidak kesiapan fasilitas kesehatan dan stok oksigen di RSUD SSMA guna antisipasi lonjakan pasien dampak kabut asap karhutla di Pontianak. (Dok. Prokopim Pontianak)

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, melakukan inspeksi mendadak ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Syarif Mohammad Alkadrie (SSMA) dan sejumlah puskesmas guna memastikan kesiapan penanganan dampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Minggu, (30/8/2026).

Pengecekan fasilitas medis tersebut dilakukan menyusul status indeks kualitas udara di Kota Pontianak yang menyentuh kategori berbahaya dalam beberapa hari terakhir. Fokus peninjauan sarana pelayanan medis diuraikan oleh Edi Rusdi Kamtono saat meninjau ruang IGD rumah sakit daerah tersebut.

“Siang ini saya ke Rumah Sakit Kota Pontianak dan faskes memastikan kesiapan sarana kesehatan kita terhadap antisipasi dampak karhutla dan kabut asap yang melanda Kota Pontianak,” ujarnya, Minggu, (30/8/2026).

Kemarau dan Kabut Asap Pekat, Ribuan Warga Pontianak Gelar Salat Istisqa
Baca Juga

Kemarau dan Kabut Asap Pekat, Ribuan Warga Pontianak Gelar Salat Istisqa

Kondisi arus keterisian pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD SSMA dipaparkan masih terkendali dari lonjakan kasus gangguan saluran pernapasan berat. Situasi penanganan pasien di ruang gawat darurat dijelaskan dalam keterangannya.

“Tadi saya pastikan di rumah sakit, di IGD ada beberapa pasien, tetapi bukan disebabkan karena ISPA. Namun kita tetap harus siaga,” katanya.

Kesiagaan pasokan tabung oksigen medis dan ruang tindakan di seluruh faskes terus ditingkatkan guna merespons tren kenaikan kasus ISPA harian sebesar 10 persen. Ketersediaan sarana bantuan pernapasan darurat ditekankan dalam penjelasannya.

“Oksigen kita siap. Kita juga tetap mengantisipasi lonjakan apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.

Dampak Asap Karhutla Meluas, RSU YARSI Siagakan Puluhan Tenaga Medis di Kubu Raya
Baca Juga

Dampak Asap Karhutla Meluas, RSU YARSI Siagakan Puluhan Tenaga Medis di Kubu Raya

Selain menyiagakan RSUD, puskesmas, dan Posko Segar di PMI Kota Pontianak, kewaspadaan medis turut diarahkan pada ancaman penyakit diare seiring menurunnya kuantitas air bersih akibat kemarau panjang. Potensi penyebaran penyakit akibat penurunan kualitas air dipaparkan dalam keterangannya.

“Betul, kita juga antisipasi diare karena ini berkaitan dengan kondisi air,” kata Edi.

Imbauan pembatasan mobilitas luar ruangan, pemakaian masker, serta anjuran konsumsi air putih disampaikan sebagai penutup keterangannya.

“Yang penting kita tetap waspada. Pemerintah menyiapkan layanan, tetapi masyarakat juga harus menjaga diri dan mengurangi paparan asap,” pungkasnya.

(Hendrawan)