Pertumbuhan pesat fasilitas kesehatan modern di Ibu Kota Nusantara (IKN) menuntut Provinsi Kalimantan Timur untuk mandiri mencetak tenaga dokter spesialis dan menghentikan kebiasaan mendatangkan tenaga medis dari luar daerah, Minggu, (30/8/2026).
Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menegaskan bahwa kehadiran rumah sakit canggih di kawasan ibu kota baru tidak boleh hanya dinikmati oleh masyarakat perkotaan, sementara wilayah pedalaman masih kekurangan tenaga dokter ahli.
Pentingnya peran IKN dalam mendongkrak mutu pelayanan kesehatan di seluruh wilayah Benua Etam ditegaskan oleh Rudy Mas’ud saat menghadiri pelantikan Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Kaltim di IKN.
“IKN harus menjadi momentum yang turut mengangkat kualitas kesehatan masyarakat Kalimantan Timur,” tegas Rudy Mas’ud, Minggu, (30/8/2026).

