Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Eropa

Pria Asal Sorong Tewas Pada Pertempuran Pertama Sebagai Tentara Bayaran Rusia

Roska Putra
Roska Putra
Jumat, 30 Oktober 2026 · 15:111 menit baca
Pria Asal Sorong Tewas Pada Pertempuran Pertama Sebagai Tentara Bayaran Rusia
Potret prajurit berhelm dan memegang senapan dengan latar bendera Rusia, ilustrasi WNI asal Sorong tewas sebagai tentara bayaran Rusia. (Dok. Stop Russian Recruiters.org)

Seorang warga negara Indonesia (WNI) asal Sorong bernama Muhammad Taufiq dilaporkan tewas dalam pertempuran pertamanya setelah direkrut menjadi tentara bayaran Rusia di Ukraina.

Informasi itu disampaikan Intelijen Pertahanan Ukraina (DIU) dan dimuat situs Stop Russian Recruiters.

Menurut DIU, Taufiq tewas hampir seketika setelah diterjunkan ke medan tempur.

Pertempuran itu terjadi saat pasukan Rusia berusaha maju dari desa Zelena Dolyna di wilayah Donetsk menuju Novoselivka dan Drobysheve.

Unit Sukarelawan Belarusia di Ukraina Rilis Video Pertempuran, Tampilkan Paspor dan KTP yang Diklaim Milik WNI
Baca Juga

Unit Sukarelawan Belarusia di Ukraina Rilis Video Pertempuran, Tampilkan Paspor dan KTP yang Diklaim Milik WNI

Dokumen yang dilampirkan dalam rilis tersebut memuat data diri Taufiq.

Surat keterangan militer Rusia itu mencantumkan Taufiq sebagai warga negara Indonesia kelahiran Sorong, 22 Mei 1978. Paspornya tercatat diterbitkan pada 10 Februari 2026.

Surat keterangan militer Rusia atas nama Muhammad Taufiq, WNI kelahiran Sorong, dengan kontrak dinas satu tahun sebagai penembak senapan mesin. (Dok. Stop Russian Recruiters.org)
Surat keterangan militer Rusia atas nama Muhammad Taufiq, WNI kelahiran Sorong, dengan kontrak dinas satu tahun sebagai penembak senapan mesin. (Dok. Stop Russian Recruiters.org)

Menurut dokumen itu, Taufiq menandatangani kontrak dinas militer di Angkatan Bersenjata Rusia pada 19 April 2026 untuk jangka waktu satu tahun. Kontrak diteken melalui Pusat Seleksi Dinas Militer Kontrak di Korolev, Oblast Moskow. Ia ditempatkan pada jabatan militer sebagai penembak senapan mesin (pulemetchik). Surat keterangan tersebut diterbitkan pada 4 Mei 2026.

Dengan demikian, Taufiq diduga tewas kurang dari tiga bulan setelah kontraknya diteken. Rilis tersebut tidak menyebutkan tanggal pasti kematiannya.

Kapten Marat Mambetov Gugur, Jet MiG-29 Ukraina Ditembak Jatuh Su-35 Rusia
Baca Juga

Kapten Marat Mambetov Gugur, Jet MiG-29 Ukraina Ditembak Jatuh Su-35 Rusia

Stop Russian Recruiters menyebut warga Indonesia dan warga negara asing lain yang terpikat bergabung dengan militer Rusia memiliki jalan keluar yang aman dari medan perang lewat proyek Ukraina bernama “I Want to Live” (Khochu Zhit).

Situs tersebut juga menyediakan panduan tanya jawab (FAQ) bagi korban rekrutmen militer Rusia dan keluarga mereka.

Hingga berita ini ditulis, rilis sumber tidak memuat tanggapan dari pemerintah Indonesia terkait kasus ini.

(roska)