Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Health & Wellness

Tekan Dampak Bencana Asap, AIMI Kalbar Bagikan Ratusan Masker Khusus Anak

Roska Putra
Roska Putra
Kamis, 3 September 2026 · 22:182 menit baca
Tekan Dampak Bencana Asap, AIMI Kalbar Bagikan Ratusan Masker Khusus Anak
Pengurus AIMI Kalbar memberikan paket masker khusus anak dan lembar panduan kesehatan kepada anak-anak. (Dok. HO/NusantaraPost)

Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Kalimantan Barat mendistribusikan hampir ratusan masker khusus anak di sejumlah area terbuka wilayah Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya sebagai langkah kepedulian terhadap kesehatan anak-anak di tengah bencana kabut asap, Rabu (2/9/26).

Aksi tanggap darurat ini dipicu oleh memburuknya kualitas udara di Kota Pontianak yang telah masuk dalam kategori berbahaya. Kondisi tersebut diperparah oleh kebakaran lahan yang makin meluas hingga memaksa evakuasi ibu hamil dan balita di beberapa permukiman.

Ketua AIMI Kalbar, Rizky Pontiviana Akbari, menegaskan bahwa situasi bencana asap saat ini membutuhkan perhatian serius, terutama dalam melindungi kelompok rentan.

“Kami memahami bahwa situasi ini berat bagi kita semua. Berdasarkan pemberitaan terbaru, dimana terjadi kebakaran lahan yang menyebabkan ibu hamil dan balita di evakuasi karena api sudah masuk ke area permukiman,” ungkap Rizky Pontiviana Akbari.

Tanggap Crisis Asap Karhutla, Muhammadiyah Kalbar Buka Rumah Oksigen Gratis 24 Jam
Baca Juga

Tanggap Crisis Asap Karhutla, Muhammadiyah Kalbar Buka Rumah Oksigen Gratis 24 Jam

Ponti, sapaan akrabnya, mengajak para orang tua untuk kembali memperketat protokol kesehatan guna menjaga kesehatan keluarga.

“Demi menjaga keluarga kita di rumah, khususnya bayi dan balita, mari kita kembali memperketat protokol kesehatan terkaitr bencana asap mulai hari ini,” tegas Ponti.

Merujuk pada rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), AIMI Kalbar mengimbau para ibu untuk membatasi aktivitas anak di luar ruangan dan memastikan tempat tinggal memiliki sirkulasi udara yang lebih bersih.

Orang tua juga diminta menutup celah masuknya asap luar ke rumah serta memastikan area dalam rumah bebas dari asap rokok. Bagi ibu menyusui, pemberian ASI diimbau untuk terus dilanjutkan dengan menjaga asupan nutrisi dan waktu istirahat.

RSUD SSMA Pontianak Imbau Orang Tua Penuhi Kebutuhan Vitamin A Balita
Baca Juga

RSUD SSMA Pontianak Imbau Orang Tua Penuhi Kebutuhan Vitamin A Balita

Di sisi lain, Ponti memberikan catatan khusus mengenai porsi perlindungan pada bayi. Ia mengingatkan agar orang tua tidak memakaikan masker secara sembarangan kepada bayi.

“Nah, ini harus jadi perhatian. Jangan memakaikan masker sembarangan kepada bayi. Kemudian, pantau selalu kondisi pernapasan anak jika anak terserang batuk disertai demam tinggi. Segera cari pertolongan apabila anak mengalami kesulitan bernapas atau tanda bahaya lainnya,” tambah Ponti.

Guna memperluas dampak perlindungan, AIMI Kalbar terus melakukan sosialisasi dan edukasi secara intensif.

Selain di Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya, penyaluran bantuan masker dan edukasi kesehatan anak rencananya akan dilanjutkan ke Kabupaten Sanggau dengan menggandeng AIMI Sanggau.

“Kami sendiri, sudah bergerak meski masih dalam keterbatasan. Karena ibu dan bayi merupakan kelompok rentan semoga apa yang kita ikhtiarkan bisa mendapatkan hasil,” tuturnya.

(Roska)