Aliansi Masyarakat Melayu Kalbar Bersatu bersama Kesultanan Kadriah Pontianak mendirikan posko tanggap darurat di Jalan Gajah Mada, Kota Pontianak, guna menanggulangi krisis air bersih dan dampak buruk kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terus meluas di Kalimantan Barat.
Aksi kemanusiaan yang diinisiasi atas arahan Sultan Pontianak, Sultan Syarif Melvin Alkadrie, tersebut mengonsolidasikan lintas organisasi kemasyarakatan, komunitas, dan pemuda lokal untuk merespons kelangkaan pasokan air baku yang kian melumpuhkan aktivitas harian warga.

Ketua Bala’ Komando Melayu, Yayan, mengungkapkan bahwa pembentukan posko ini didasari oleh situasi darurat di lapangan, di mana sejumlah sumber mata air warga dilaporkan mulai mengering secara signifikan.

