Rab, 19/08/26 · 08.42.28
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Cegah Api Dekati Masjid dan Permukiman, Polda Kalbar Padamkan Karhutla di Sungai Kakap

Achmad Fatoni
Achmad Fatoni
Rabu, 19 Agustus 2026 · 14:171 menit baca
Cegah Api Dekati Masjid dan Permukiman, Polda Kalbar Padamkan Karhutla di Sungai Kakap
Tim SAR Ditsamapta Polda Kalbar padamkan karhutla di Desa Punggur Kecil, Sungai Kakap guna cegah api merambat ke Masjid Ka’bah Indonesia dan rumah warga. (Dok. Polda Kalbar)

Personel Tim SAR Direktorat Samapta Polda Kalimantan Barat memadamkan dan melokalisasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jalan Nik Salik, Desa Punggur Kecil, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Rabu, (19/8/2026).

Titik api tersebut ditemukan saat regu kepolisian melakukan patroli pencegahan di kawasan sekitar Masjid Ka’bah Indonesia, yang berpotensi merambat ke arah bangunan rumah ibadah serta permukiman warga setempat.

Sebanyak 11 personel diterjunkan ke lokasi kebakaran di bawah pimpinan Pelaksana Sementara Kasi Pasukan Penyelamat dan Penyelamatan Material (Pammat) Ditsamapta Polda Kalbar, AKP Dhori Prabowo, untuk melakukan penyemprotan air intensif hingga pendinginan bara di bawah permukaan tanah gambut. Urgensi partisipasi publik dalam melaporkan kemunculan asap atau titik api sedini mungkin disampaikan oleh Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Bambang Suharyono.

Darurat Udara Pagi Kubu Raya: Grafik BMKG Merah Pekat, PM2.5 Meroket ke Level ‘Sangat Tidak Sehat’
Baca Juga

Darurat Udara Pagi Kubu Raya: Grafik BMKG Merah Pekat, PM2.5 Meroket ke Level ‘Sangat Tidak Sehat’

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah karhutla. Apabila menemukan titik api, segera laporkan kepada kepolisian terdekat atau menghubungi Call Center Polri 110 agar dapat segera ditindaklanjuti,” imbau Bambang, Rabu, (19/8/2026).

Peringatan tegas mengenai larangan pembersihan lahan dengan metode pembakaran liar turut ditekankan demi meminimalisasi risiko kabut asap yang dapat mengganggu kesehatan serta keselamatan masyarakat umum. Pentingnya koordinasi cepat antara aparat kepolisian dan warga di lapangan diuraikan lebih lanjut.

“Dengan sinergi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan setiap potensi karhutla dapat segera diketahui dan ditangani sehingga tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar,” tutup Bambang.

(Tony)