Min, 16/08/26 · 19.06.31
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

IKA Suka Kalbar Reaktivasi Pengurus, Abdur Rosid Terpilih Jadi Ketua

Hendrawan
Hendrawan
Minggu, 16 Agustus 2026 · 16:532 menit baca
IKA Suka Kalbar Reaktivasi Pengurus, Abdur Rosid Terpilih Jadi Ketua
IKA Suka Kalbar reaktivasi struktur pengurus di IAIN Pontianak. Abdur Rosid terpilih sebagai ketua untuk perkuat jejaring alumni bagi pembangunan Kalbar. (Dok. IKA Suka Kalbar)

Ikatan Alumni Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta Kalimantan Barat (IKA Suka Kalbar) resmi mereaktivasi struktur kepengurusan periode baru melalui agenda silaturahmi di Aula Abdur Rani IAIN Pontianak, Sabtu, (15/8/2026).

Pertemuan yang dihadiri sekitar 70 alumnus lintas kabupaten dan kota di Kalimantan Barat tersebut menetapkan Abdur Rosid, pejabat Auditor Tingkat III Irwasda Polda Kalbar, sebagai Ketua IKA Suka Kalbar. Sementara itu, posisi Ketua Dewan Pembina diamanahkan kepada anggota DPRD Kalimantan Barat, Fatahillah Abror.

Langkah pengaktifan kembali roda organisasi ini ditujukan untuk merajut konsolidasi lintas profesi dan memaksimalkan potensi jejaring lulusan di wilayah Kalbar. Arah strategis penataan kelembagaan alumni dipaparkan secara langsung oleh Abdur Rosid pascapenetapan dirinya.

“Reaktivasi ini bukan sekadar menghidupkan kembali kepengurusan, tetapi bagaimana kita membangun kembali silaturahmi dan menyatukan potensi seluruh alumni. Kita ingin IKA Suka Kalbar menjadi wadah yang mampu memperkuat komunikasi, membangun jejaring, dan menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat dan daerah,” ujar Abdur Rosid.

Gubernur Kukuhkan Paskibraka Kalbar untuk Upacara HUT ke-81 RI
Baca Juga

Gubernur Kukuhkan Paskibraka Kalbar untuk Upacara HUT ke-81 RI

Keragaman profesi para alumnus mulai dari jajaran birokrasi, sektor pendidikan, penegakan hukum, legislatif, hingga dunia usaha dinilai sebagai modal sosial penting untuk mendorong kemajuan wilayah. Pentingnya penggabungan kapasitas keahlian seluruh anggota ditekankan kembali dalam penjelasannya.

“Alumni kita banyak yang berkiprah di berbagai bidang, baik pemerintahan, pendidikan, kepolisian, legislatif, dunia usaha maupun sektor sosial kemasyarakatan. Potensi ini harus kita satukan. Dengan kebersamaan, saya yakin alumni dapat memberikan sumbangsih yang lebih besar untuk pembangunan Kalimantan Barat,” katanya.

Organisasi ini ditargetkan tidak sekadar menjadi medium temu kangen seremonial, melainkan wadah produktif yang melahirkan program aksi nyata. Konsep kerja terstruktur yang berkesinambungan dijabarkan lebih lanjut.

“Kita ingin organisasi ini aktif, produktif, dan memberikan manfaat. Jangan sampai alumni hanya bertemu pada momentum tertentu. Kita harus membangun program, membuka jejaring, saling mendukung, dan bersama-sama memberikan kontribusi sesuai kapasitas masing-masing,” jelasnya.

58 Persen Gambut Kalbar di Luar Kawasan Hutan, Tata Kelola Diperketat
Baca Juga

58 Persen Gambut Kalbar di Luar Kawasan Hutan, Tata Kelola Diperketat

Ikatan emosional almamater diposisikan sebagai fondasi pemersatu guna melampaui sekat-sekat latar belakang pekerjaan dan kepentingan kelompok. Komitmen untuk mengedepankan sinergi bersama ditegaskan di hadapan para peserta forum.

“Yang menyatukan kita adalah almamater dan semangat untuk memberikan manfaat. Karena itu, mari kita jaga kebersamaan ini. Kita kuatkan organisasi, kita bangun jejaring, dan kita hadir memberikan kontribusi bagi masyarakat, daerah, bangsa, dan almamater,” tegasnya.

Rumah besar alumni ini diharapkan mampu merumuskan kebijakan eksternal yang berdampak langsung pada pembangunan daerah Kalimantan Barat secara inklusif. Harapan jangka panjang bagi arah gerak himpunan alumni disampaikan pada penutup forum.

“Kita berharap ke depan IKA Suka Kalbar dapat menjadi rumah bersama bagi seluruh alumni. Kita saling menguatkan, saling memberikan manfaat, dan bersama-sama memberikan kontribusi nyata untuk Kalimantan Barat,” pungkas Abdur Rosid.

(Hendrawan)