Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Imbas Intrusi Air Asin, Pemkot Pontianak Siapkan Titik Pengambilan Air Tawar Gratis

Hendrawan
Hendrawan
Senin, 31 Agustus 2026 · 20:102 menit baca
Imbas Intrusi Air Asin, Pemkot Pontianak Siapkan Titik Pengambilan Air Tawar Gratis
Atasi krisis air asin, Pemkot Pontianak sediakan titik layanan air tawar gratis di booster Perumnas III dan Wonoyoso untuk kebutuhan konsumsi masyarakat. (Dok. Prokopim Pontianak)

Pemerintah Kota Pontianak bersama Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa membuka posko layanan distribusi air tawar darurat di sejumlah titik penguat pipa (booster) menyusul tingginya kadar salinitas air baku di Sungai Kapuas, Selasa, (1/9/2026).

Langkah pembagian air gratis tersebut dimanfaatkan warga untuk mencukupi kebutuhan konsumsi dan memasak harian di tengah fluktuasi intrusi air laut yang menembus jaringan pipa transmisi.

Keluhan krisis air tawar dan manfaat adanya posko pembagian diuraikan oleh warga Siantan, Heri, saat mengambil pasokan di titik booster Perumnas III, Pontianak Timur.

Sungai Kapuas Asin, Pemkot Pontianak Desak Perbaikan Waduk Penepat Dipercepat
Baca Juga

Sungai Kapuas Asin, Pemkot Pontianak Desak Perbaikan Waduk Penepat Dipercepat

“Bagus untuk keluarga dan masyarakat. Sekarang di Pontianak ini kendalanya air asin. Dengan bantuan ini bisa membantu masyarakat,” katanya, Senin, (31/8/2026) malam.

Kebutuhan pasokan serupa dirasakan oleh warga Purwosari IV, Ari, yang mengantre air tawar di posko booster Wonoyoso, Pontianak Selatan, akibat tingginya kepadatan antrean di depot pengisian air minum isi ulang. Harapan percepatan distribusi air melalui armada bergerak disampaikan dalam keterangannya.

“Semoga cepat hujan, dan ada truk-truk tangki PDAM yang didistribusikan ke warga,” tutupnya.

Kemarau dan Karhutla, 208 Warga Limbung Kubu Raya Terima Pasokan Air Bersih
Baca Juga

Kemarau dan Karhutla, 208 Warga Limbung Kubu Raya Terima Pasokan Air Bersih

Guna mendongkrak kapasitas pasokan air tawar hingga 100 liter per detik dengan ambang salinitas di bawah 100 miligram per liter, otoritas daerah tengah mempercepat perbaikan kebocoran pipa transmisi utama. Progres teknis perbaikan pipa transmisi air bersih dipaparkan oleh Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, saat meninjau instalasi booster Perumnas III.

“Kita juga sedang memperbaiki pipa yang bocor. Nanti itu akan memproduksi air tawar 100 liter per detik dan menjadi sumber air tawar dengan kadar garam di bawah 100 miligram per liter,” jelasnya.

Kendati air olahan instalasi utama mengalami lonjakan konsentrasi klorida hingga mendekati angka seribu miligram per liter, pasokan reguler ke rumah pelanggan tetap dialirkan khusus untuk kebutuhan sanitasi dan mencuci.

Klasifikasi penggunaan air pipa reguler dijelaskan lebih lanjut dalam penjelasannya.

“Sebenarnya produksi air PDAM tetap terus berjalan. Fluktuasi kadar garam ini di antara seribu sampai di bawah seribu. Kita tetap produksi untuk cuci dan mandi,” katanya.

Kelayakan uji laboratorium terhadap air tawar yang dibagikan secara cuma-cuma dipastikan oleh pihak pemerintah kota dengan anjuran perebusan sebelum diminum. Standar konsumsi air bantuan ditegaskan dalam keterangannya.

Cegah Krisis Air saat Karhutla, Polres Ketapang Bangun Sumur Bor di Matan Hilir Utara
Baca Juga

Cegah Krisis Air saat Karhutla, Polres Ketapang Bangun Sumur Bor di Matan Hilir Utara

“Ini harus dimasak, tapi yang jelas airnya tawar dan layak. Sudah dites dan diuji di laboratorium,” ujarnya.

Larangan komersialisasi terhadap bantuan air tawar yang dialirkan di kawasan Perumnas III, Wonoyoso, Imam Bonjol, serta armada truk tangki disampaikan sebagai penutup instruksinya.

“Yang jelas untuk konsumsi sendiri, bukan untuk dijual,” pesannya.

(Hendrawan)